Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Zat Gas: Pengertian, Sifat, Rumus, Perbedaan (Padat, Cair, Gas), Contoh

1 min read

zat gas

Di dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menjumpai zat-zat yang turut serta melengkapi kebutuhan kita. Zat tersebut diantaranya ada zat padat, cair, dan gas.

Contoh saja, kapur barus yang kita letakan di dalam almari lama kelamaan akan mengecil karena kapur barus bersama udara di dalam almari dan berubah wujud menjadi gas, hal seperti ini juga disebut dengan menyublim.

Lantas, apa yang pengertian dari gas itu sendiri? Yuk simak baik-baik ulasan di bawah ini:

Pengertian Zat

Zat merupakan sesuatu yang mempunyai massa serta menempati suatu ruang. Dalam semua benda pasti terdiri atas zat atau bisa disebut juga dengan materi.

Dan berdasarkan wujudnya, zat dikelompokan menjadi tiga macam, yakni zat pacat, cair, dan gas.

Pengertian Zat Gas

pengertian

Merupakan suatu materi atau zat yang memiliki volume serta bentuknya akan selalu berubah-ubah mengikuti bentuk wadah yang ditempatinya.

Contoh diantaranya: balon, ban sepeda dan ban motor, gelas kosong, botol kosong, dan yang lainnya.

Sifat

sifat zat

1BentukBerubah, mengikuti wadahnya atau tempatnya
2VolumeBerubah
3Letak partikelSangat berjauhan
4Gerakan partikelSangat bebas
5Gaya partikelSangat lemah
6Susunan partikelSangat berjauhan dan tidak teratur
7Mudah dimampatkan

Rumus Pemuaian

Rumus Pemuaian 

Hukum Boyle

pV = k

Keterangan:

  • p = sistem tekanan
  • V = volume udara
  • k = konstanta

Persamaan hukum Boyle ialah sebagai berikut:

p1V1 = p2V2

Perbedaan antara Zat Padat, Zat Cair, dan Gas

jelaskan perbedaan keadaan partikel antara zat padat cair dan gas

Zat padat memiliki bentuk dan juga volume tertentu. Jarak diantara partikel dalam zat padat sangat rapat. Partikel-partikel dalam zat padat tidak bisa bergerak bebas.

Zat cair mmeiliki volume tertentu, namun tidak memiliki bentuk yang tetap. Zat cair bentuknya bergantung pada media atau wadah yang digunakan.

Jarak antara partikel dalam zat cair lebih renggang. Partikel-partikel dalam zat cair bisa bergerak bebas namun geraknya terbatas.

Zat pada gas tidak memiliki volume dan juga bentuk yang tertentu.

Jarak diantara partikel dalam gas sangatlah renggang. Partikel-partikel dalam gas bisa bergerak dengan sangat bebas.

Contoh

contoh zat gas

  1. Udara
  2. Ozon
  3. Atmosfer
  4. Xenon
  5. Radon
  6. Propana
  7. Pentana
  8. Sulfur hexaflorida
  9. Sulfur dioksida
  10. Nitrogen triflorida
  11. Nitrogen monoksida
  12. Nitrogen dioksida
  13. Metil klorida
  14. Etilen oksida
  15. Benzena
  16. Vinil klorida
  17. Etilen
  18. Karbon monoksida
  19. Karbon dioksida
  20. Oksigen
  21. Hidrogen
  22. Uap air
  23. Detrium
  24. Kripton
  25. Metana
  26. Butana
  27. Neon
  28. Argon
  29. Helium
  30. Sulfur hexaflorida
  31. Heksana
  32. Hidrogen
  33. Nitrogen
  34. Awan
  35. Ammonia
Pelajari juga Zat Cair yang tentunya akan semakin melengkapi materi pembelajaran kalian!

Perubahan Wujud Zat (Benda)

Perubahan Wujud Zat (Benda)

Tak hanya itu, zat-zat seperti zat padat, cair dan gas juga bisa mengalami perubahan wujud, di dalam ilmu fisika perubahan wujud zat tersebut diantaranya:

  • Mencair, yaitu suatu perubahan wujud zat padat menjadi zat cair. Contoh: es mencair, membakar lilin.
  • Membeku, yaitu suatu perubahan wujud zat cair menjadi zat padat. Contoh: es yang membeku.
  • Mengembun, yaitu suatu perubahan wujud gas menjadi zat cair. Contoh: embun.
  • Menguap, yaitu suatu perubahan wujud zat cair menjadi gas. Contoh: uap air.
  • Menyublim, yaitu suatu perubahan wujud zat padat menjadi gas. Contoh: kapur barus yang lama-lama habis.
  • Mengkristal atau menghablur(deposisi), yaitu suatu perubahan wujud zat gas menjadi zat padat. Contoh: kristal.

Demikian ulasan singkat artikel kali ini, semoga dapat membantu kegiatan belajar kalian ya…

Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *