Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Perbedaan Qada dan Qadar

3 min read

Perbedaan Qada dan Qadar

Qada dan Qadar adalah dua kata yang memiliki perbedaan yang sangat jelas. Perbedaan qada dan qadar akan kami bahas dalam artikel ini.

Qada dan Qadar merupakan rukun iman yang wajib kita imani. Maka beriman kepada qada dan qadar yang bener adalah mengimani dengan sepenuh hati akan adanya takdir Allah SWT.

Takdir tersebut menjadi bukti akan kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Sehingga segala sesuatu yang terjadi di dunia ini sudah ditetapkan terlebih dahulu oleh Allah SWT. Takdir tersebut berlaku pada semua makhluk ciptaan-Nya.

Perbedaan dari keduanya sudah dapat dilihat dari pengertiannya baik menurut istilah ataupun menurut bahasa. Meski keduanya saling mengacu kepada takdir Allah.

Pengertian Qada dan Qadar

1. Qada

Qada menurut istilah adalah ketetapan Allah sejak zaman azali (dalam kandungan) tentang semua hal yang berhubungan dengan makhluk ciptaan-Nya.

Sedangkan Qada menurut bahasa adalah suatu ketetapan, hukum, perintah, penciptaan, pemberitahuan, dan kehendak.

Qada mencakup semua hal baik ataupun buruk, hidup dan mati, serta masih banyak lagi. Qada itu ada setelah Qadar.

Qada masih dapat diubah dengan adanya usaha, ikhtiar, dan bertawakkal dengan sungguh – sungguh agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

Sesuai yang tercantum dalam kitab suci Allah SWT bahwasanya tidak ada yang dapat merubah nasib suatu kaum kecuali mereka yang mengubahnya sendiri.

Jadi dapat disimpulkan bahwa qada itu adalah ketetapan yang sudah terjadi (keputusan).

2. Qadar

Qadar menurut istilah adalah sebuah perwujudan dari ketetapan Allah (qada) tentang semua yang berkenaan dengan makhluk-Nya yang sudah ada sejak zaman azali (dalam kandungan).

Qadar menurut bahasa adalah suatu kepastian, dan peraturan serta ukuran. Qadar mencakup takdir yang sudah terjadi, sedang terjadi, dan yang akan terjadi selanjutnya.

Berbeda dengan qada, qadar sudah tidak dapat diubah lagi bagaimanapun caranya. Karena qadar telah tertulis di Lauhul Mahfuz sejak zaman azali (dalam kandungan) seperti ajal, jodoh, dan yanglainnya.

Tidak ada satu pun makhluk yang dapat mengetahui apa yang telah Allah tetapkan di Lauhul Mahfuz sehingga itu sudah tidak dapat diubah lagi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa qadar itu adalah ketetapan yang belum terjadi.

Persamaan Qada dan Qadar

  1. Adapun persamaan antara qada dan qadar adalah
  2. Qada dan Qadar merupakan takdir dari Allah SWT dan merupakan rukun iman yang ke-6 dan wajib kita imani.
  3. Qada dan Qadar menentukan kehidupan tiap – tiap makhluk hidup atas kehendak Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Dalil Qada dan Qadar

Terdapat dua jenis dalil yaitu

1. Dalil Naqli

Dalil naqli adalah dalil yang diambil dari Al – Qur’an dan hadist. Dalil naqli untuk qada dan qadar cukup banyak diantaranya adalah

  • QS. At – Taubah : 51 “Katakanlah, sekali – kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah orang beriman harus bertawakkal.”
  • QS. Al – Qamar : 49 “Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
  • QS. An – Nahl : 61 “Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepaada waktu yang telah ditentukan. Maka, apabila telah tiba waktunya bagi mereka tidaklah mereka dapat mengundurkannya walaupun sesaat pun dan tidak pula mendahulukannya.”

2. Dalil Aqli

Dalil aqli adalah dalil yang diambil dari akal sehat. Akal sehat akan membenarkan adanya kejadian di luar kehendak dan perhitungan akal manusia. Dalil naqli untuk qada dan qadar cukup banyak diantaranya adalah

  • QS. Al – Furqan : 2 : Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya dan Dia telah menciptakan segala sesuatu dan Dia juga telah menetapkan ukurannya dengan serapi – rapinya.”
  • QS. Al – Ahzab : 62 “Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang – orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali – kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.”

Contoh Qada dan Qadar

1. Qada

  • Jika seseorang menginginkan rezeki yang banyak dan berlimpah serta berkah maka ia harus berusaha dengan sungguh – sungguh ditambah berdoa, ikhtar, dan tawakkal untuk mengubah nasibnya sehingga ia bisa mendapatkan apa yang ia mau.
  • Orang yang bodoh akan menjadi pandai jika ia mau belajar dengan sungguh – sungguh disertai dengan doa.
  • Kapan laut akan pasang dan surut.

2. Qadar

  • Contoh Qadar yang paling jelas adalah ajal manusia. Seseorang tidak akan mengetahui kapan ia akan meninggal dunia dan itu merupakan ketetapan Allah SWT yang sudah tidak dapat diubah lagi bagaimanapun caranya. Karena sudah tertulis di Lauhuh Mahfuz yang tidak ada siapapun yang mengetahui kecuali Allah SWT.
  • Menetapkan jenis kelamin seseorang ataukah perempuan ataukah laki – laki.
  • Hari kiamat.

Perbedaan Qada dan Qadar

Untuk lebih jelasnya perbedaan antara qada dan qadar anda dapat memahami tabel di bawah ini :

Perbedaan Qada dan Qadar
PembedaQadaQadar
PengertianMenurut istilah :

Qada adalah ketetapan Allah sejak zaman azali (dalam kandungan) tentang semua hal yang berhubungan dengan makhluk ciptaan-Nya.

Menurut bahasa :

Qada adalah suatu ketetapan, hukum, perintah, penciptaan, pemberitahuan, dan kehendak.

Menurut istilah :

Qadar adalah sebuah perwujudan dari ketetapan Allah (qada) tentang semua yang berkenaan dengan makhluk-Nya yang sudah ada sejak zaman azali (dalam kandungan).

Menurut bahasa :

Qadar adalah suatu kepastian, dan peraturan serta ukuran.

PerbahanDapat diubahTidak dapat diubah
ContohRezeki, kepandaian, dan yang lainnya.Lahir dan matinya seseorang, jodoh, dan yang lainnya.
Ayat Al – Qur’an yang membahas1.       QS. Al – Isra’ : 23 tentang perintah.

2.       QS. Ali Imron : 47 tentang kehendak.

3.       QS. Fussilat : 12 tentang menjadikan dan mewujudkan.

4.       QS. An – Nisa’ : 65 tentang keputusan atau hukum.

1.       QS. Fussilat : 10 tentang mengatur atau menentukan sesuatu menurut batas – batasnya.

2.       QS. Al – Mursalat : 23 tentang kepastian dan ketentuan.

3.       QS. Ar – Ra’du : 17 tentang ukuran.

4.       QS. Al – Baqarah : 236 tentang kemampuan dan kekuasaan.

Takdir memang hak prerogatif Allah yang sudah tidak dapat diubah. Namun dengan usaha dan ikhtiar semua itu dapat diubah kecuali qadarullah.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih 🙂

Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Doa Ruqyah

Intan Qothrunnada
4 min read

Doa Kamilin

Intan Qothrunnada
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *