Pengertian Novel

Share
Comment 0 reply
Pengertian Novel

X

Advertisements

Loading...

Pengertian novel secara umum mencangkup fungsi, tujuan, unsur, jenis, ciri-ciri, contoh dan gambar novel itu sendiri.

Sebagai salah satu karya sastra, novel memiliki beberapa bentuk prosa yang didalamnya terdapat dua unsur sehingga bisa disebut jika novel merupakan suatu ungkapan yang menceritakan mengenai kehidupan dari seorang tokoh secara jelas.

Untuk lebih jelasnya, simak baik – baik ulasan di bawah ini:

Pengertian Novel

pengertian novel menurut para ahli

Advertisement

a. Secara Umum

Novel merupakan suatu narasi prosa yang dibuat secara panjang serta mempunyai kompleksitas tertentu.

Novel pada umumnya terinspirasi dari kisah nyata atau bahkan dari ide imajinatif yang kemudian ditulis dengan urutan peristiwa yang terhubung.

Dimana di dalamnya juga turut melibatkan sekelompok orang dengan pengaturan cerita yang menarik.

Biasanya, pembuatan novel dimulai dari urutan peristiwa penting yang pernah dialami oleh tokoh cerita dan dikembangkan sampai si tokoh mengubah nasib hidupnya.

Perbedaan cerpen dan novel:
Cerpen memiliki jalan cerita yang lebih pendek dan ringkas, sementara novel lebih panjang serta kompleks.

b. Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian novel menurut para ahli, antara lain:

1. Abrams “Via Nurgiyantoro, 2009:9”

“Kata novel asalnya dari bahasa Italia ‘novella” yang artinya suatu barang baru yang kecil, dan lalu diartikan sebagai cerita pendek berbentuk prosa.”

2. Scholes “Via Junus, 1984:121”

“Pengertian novel merupakan suatu cerita yang berhubungan pada peristiwa nyata atau fiksional yang telah dibayangkan oleh si penulis lewat pengamatannya kepada realitas.”

3. Nurgiyantoro, “2009:10”

“Novel merupakan suatu karya prosa fiksi yang cukup panjang namun tak terlalu panjang dan juga tidak terlalu pendek.”

4. Aristoteles “Via Hartoko, 1984:17”

“Sastra bukanlah jiplakan dari kenyataan, tetapi suatu perwujudan atau ungkapan terkait universalia maupun konsep – konsep umum.”

5. Wellek & Warren, “1993:140”

“Unsur dari karya sastra bisa dikategorikan menjadi unsur bentuk serta unsur isi. Unsur bentuk merupakan seluruh elemen linguis yang dipakai guna menuangkan isi ke dalam unsur sarana cerita, fakta cerita, dan tema sastra. Sementara unsur isi merupakan ide & emosi yang ditumpahkan ke dalam karya sastra.”

6. Paulus Tukam, S.pd

“Pengertian novel merupakan suatu karya sastra berbentuk prosa serta mempunyai unsur – unsur intrinsik di dalamnya.”

7. Agus Priantoro, S.Pd

“Novel merupakan suatu karya sastra yang mempunyai dua unsur, yakni intrinsik & ekstrinsik. Dimana keduanya saling berhubungan sebagai pengaruh timbal balik dalam literatur.”

8. Dr. Nurhadi & Dr. Dawud

“Pengertian novel merupakan sebuah bentuk karya sastra yang memiliki nilai – nilai sosial, budaya, moral dan juga pendidikan.”

9. Dra. Abdul Roni, M. Pd

Advertisement

“Novel merupakan suatu bentuk karya sastra yang mempunyai nilai – nilai sosial, budaya, pendidikan serta moral.”

10. Drs. Yuni Pratiwi, M.Pd

“Novel merupakan suatu bentuk sastra yang memiliki nilai – nilai sosial, budaya, pendidikan dan juga moral.”

11. Drs. Jakob Sumardjo

“Novel merupakan suatu bentuk sastra yang paling populer di dunia serta salah satu bentuk sastra yang paling banyak beredar dan juga dicetak.”

12. Drs. Rostamaji, M.Pd

“Novel merupakan sebuah karya sastra yang mempunyai dua unsur yakni intrinsik dan ekstrinsik dimana keduanya saling berhubungan untuk pengaruh timbal balik pada literatur.”

13. KBBI

“Novel merupakan karangan prosa yang panjang dimana di dalamnya mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang serta orang di sekelilingnya dengan cara menonjolkan watak & sifat pada setiap tokoh.”

14. Wikipedia

“Novel merupakan suatu sebuah karya fiksi prosa yang telah ditulis dalam narasi yang pada umumnya dalam bentuk cerita.”

15. Virginia Wolf

“Novel merupakan suatu eksplorasi atau satu kronik kehidupan, merenungkan serta melukiskan nya pada bentuk tertentu yang mencangkup ikatan, pengaruh, hasil, kehancuran maupun tercapainya gerak – gerik manusia.”

16. Esten, “1984:9”

“Untuk proses penciptaan suatu karya sastra, seorang pengarang akan berhadapan pada kenyataan yang dijumpai pada masyarakat “realitas objektif” dalam wujud peristiwa, norma maupun tata nilai, pandangan hidup serta aspek lain dalam masyarakat.”

17. Sayuti, “2000:10”

“Novel seringkali dihubungkan dengan cerpen, namun yang membedakan keduanya yaitu cerpen menitikberatkan kepada intensitas, sedangkan novel sifatnya meluas ‘expands’.

Novel yang baik cenderung akan menitikberatkan kepada kemunculan complexity atau yang berarti kemampuan dalam menyampaikan permasalahan kompleks secara penuh, mengkreasikan suatu dunia yang “jadi”. Berbeda dengan cerpen yang sifatnya implisit atau menceritakan masalah secara singkat.”

Ciri – Ciri Novel

ciri-ciri novel

Ciri/ karakteristik novel dapat dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda, berikut penjelasan selengkapnya:

Ciri atau karakteristik umum:

  • Novel ditulis dengan narasi lalu kemudian didukung dengan deskripsi guna menceritakan situasi serta keadaan yang terdapat di dalam ceritanya.
  • Cerita yang ada di novel lebih panjang, namun memiliki kalimat yang di ulang – ulang.
  • Memiliki alur cerita yang lebih dari satu impresi, efek, serta emosi.
  • Durasi membaca novel setidaknya bisa sampai 2 jam.
  • Novel mempunyai jumlah kata lebih dari 35.000.
  • Alur cerita yang ada pada novel cukup kompleks.
  • Seleksi cerita pada novel lebih luas.
  • Setidaknya memiliki 100 halaman.

 Ciri atau karakteristik novel angkatan 20 & 30-an:

  • Mempunyai konflik dikarenakan adanya perselisihan pada saat memilih nilai kehidupan.
  • Tokoh yang dikisahkan dari muda hingga meninggal dunia.
  • Biasanya berisikan kritikan pada adat tempo dulu.
  • Memiliki tema masalah adat serta kawin paksa.
  • Mempunyai bahasa yang kaku serta statis.
  • Memakai kata – kata yang berlebihan.
  • Menggunakan bahasa yang santun.

Ciri atau karakteristik novel remaja:

  • Bahasa yang dipakai adalah bahasa sehari – hari yang kerap dipakai oleh para remaja.
  • Tema didominasi mengenai pertemanan, persahabatan, dan juga percintaan.
  • Selebihnya mempunyai ciri yang sama dengan ciri novel umum.

Jenis – Jenis Novel

jenis-jenis novel

Berikut ini adalah beberapa jenis novel yang telah dikelompokan menjadi beberapa kategori, antara lain:

Berdasarkan nyata atau tidaknya peristiwa:

  • Novel Non Fiksi: Berdasarkan pengalaman yang pernah terjadi di kehidupan nyata.
  • Novel Fiksi: Novel yang kisahnya tidak terjadi atau tidak ada di kehidupan nyata.

Berdasarkan genre ceritanya:

Advertisement

  • Novel Horror: Novel yang isinya mengenai peristiwa yang menyeramkan dan menakutkan.
  • Novel Komedi: Novel yang isinya berupa kisah atau cerita mengenai hal yang lucu.
  • Novel Romantis: Novel yang isinya berupa kisah kasih sayang atau cinta.
  • Novel Inspiratif: Novel yang menceritakan kisah inspiratif.
  • Novel Misteri: Novel yang isinya mengandung kisah misteri seperti novel film thriller.

Berdasarkan isi & tokoh:

  • Novel Dewasa: Novel yang isinya mengenai cerita orang dewasa.
  • Novel Chicklit: Novel yang isinya mengenai perempuan muda.
  • Novel Teenlit: Novel yang isinya mengenai cerita remaja.
  • Novel Songlit: Novel yang  diambil dari suatu lagu.

Sekarang kamu bisa dengan mudah baca novel online di internet. Sehingga tidak perlu membeli buku fisiknya.

Struktur Novel

struktur novel

Pada suatu novel terdapat beberapa elemen penting yang membentuknya menjadi suatu cerita yang utuh. Adapun struktur novel adalah sebagai berikut:

  • Abstrak: Bagian ringkasan isi cerita yang pada umumnya bisa dijumpai dibagian awal cerita.
  • Orientasi: Bagian penjelasan tentang latar waktu & suasana. Contoh: Terjadinya cerita dan pembahasan perwatakan atau penokohan.
  • Komplikasi: Adalah urutan kejadian yang dikaitkan dengan sebab akibat, yang mana setiap peristiwa terjadi karena ada sebab dan akan menghasilkan peristiwa baru yang lainnya.
  • Evaluasi:Bagian dimana konflik yang berlangsung terarah menuju kepada satu titik tertentu.
  • Resolusi: Bagian novel yang isinya berupa solusi atas konflik yang terjadi.
  • Koda: Bagian akhir atau penutup cerita di dalam suatu novel.

Unsur Intrinsik Novel

Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik novel merupakan semua unsur pembentuk suatu novel yang asalnya dari dalam novel itu sendiri.

Beberapa hal yang termasuk ke dalam unsur intrinsik novel, antara lain:

1. Tema

Tema adalah berbagai pokok permasalahan yang ada di dalam suatu cerita pada novel yang telah dibuat oleh si pengarang.

2. Penokohan

Penokohan adalah suatu bagian dalam pemberian watak atau karakter terhadap setiap pelaku pada suatu sebuah cerita.

Para tokoh yang ada pada umumnya diketahui karakternya dari lingkungan tempat tinggal, ciri fisik, serta gerak geriknya di dalam novel itu sendiri.

3. Alur

Alur adalah suatu rangkaian peristiwa untuk membentuk jalannya sebuah cerita pada novel.

Alur terbagi menjadi dua bagian berbeda, yakni alur maju serta alur mundur.

  1. Alur maju: Adalah peristiwa yang bergerak secara bertahap didasari dengan urutan kronologis menuju pada alur cerita.
  2. Alur mundur: Adalah rangkaian peristiwa yang berlangsung sebab ada hubungannya dengan kejadian yang tengah berlangsung.

Tahap alur ini mencangup:

  • Pengenalan
  • Penampilan masalah
  • Pemunculan konflik
  • Puncak ketegangan
  • Peleraian
  • Penyelesaian.

4. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah alat utama si pengarang guna menerangkan sekaligus menghidupkan cerita agar lebih estetik.

Advertisement

Adapun jenis – jenis gaya bahasa dalam novel, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Personifikasi: Gaya bahasa yang menerangkan beragam benda mati dengan cara memberikan beberapa sifat seperti manusia.
  • Hiperbola: Suatu gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan cara berlebihan dengan tujuan untuk memberikan efek berlebihan.
  • Simile (perumpamaan): Suatu gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan cara perumpamaan atau pengibaratan.

5. Latar atau Setting

Latar atau setting adalah penggambaran berlangsungnya sebuah peristiwa pada suatu cerita yang mencangkup waktu, tempat, serta suasananya.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah penempatan diri si pengarang sekaligus cara si pengarang untuk melihat berbagai macam peristiwa pada cerita yang dipaparkannya untuk para pembaca.

7. Amanat

Amanat adalah pesan yang disampaikan yang berkaitan dengan kisah di dalam novel tersebut.

Unsur Ekstrinsik Novel

Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik novel merupakan seluruh unsur pembentuk novel yang asalnya dari luar.

Beberapa hal yang tergolong ke dalam unsur ekstrinsik novel antara lain:

1. Sejarah atau Biografi Pengarang

Pada umumnya, sejarah atau biografi si pengarang juga akan berpengaruh terhadap jalan cerita yang ada di dalam novel.

2. Situasi dan Kondisi/ Latar Belakang Masyarakat

Latar belakang masyarakat diartikan sebagai segala hal yang ada pada masyarakat serta dapat mempengaruhi alur cerita pada novel.

Contoh: Kondisi sosial, ekonomi, politik, serta ideologi

3. Nilai – nilai dalam Cerita

Pada suatu karya sastra di dalamnya mengandung nilai – nilai yang bisa disisipkan oleh pengarangnya.

Beberapa nilai – nilai tersebut diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Nilai estetika: Merupakan nilai yang berhubungan dengan seni dan juga estetika pada suatu karya sastra.
  • Nilai moral: Merupakan nilai yang berhubungan dengan akhlak maupun kepribadian dari seseorang. Entah itu hal yang baik maupun hal yang buruk.
  • Nilai budaya: Merupakan konsep dari masalah dasar yang sangat penting serta memiliki nilai dalam kehidupan manusia.
  • Nilai sosial: Merupakan nilai yang berhubungan dengan beragam norma yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat.
Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.