Sholat Tahajud

Share
Comment 1 reply
Sholat Tahajud

Sebagai umat muslim, selain wajib melaksanakan sholat 5 waktu, namun kita juga disunnahkan untuk mengerjakan sholat sunnah. Setiap sholat sunnah memiliki keutamaan dan juga manfaat yang berbeda – beda. Begitu juga dengan sholat tahajud.

Pengertian

pengertian

Sholat sunnah tahajud di dalam bahasa arab disebut sebagai Sholatun Lail yang berarti sholat malam.  Sehingga, sholat tahajud ini didefinisikan sebagai sholat sunah yang dikerjakan di waktu malam hari.

Waktu malam hari ini maksudnya adalah sepertiga malam hingga waktu menjelang subuh. Sepertiga malam yaiyu sekitar pada pukul 01.00 hingga 04.00 sebelum subuh.

Sholat tahajud juga dianggap sebagai salah satu ibadah sholat sunnah yang sangat istimewa. Karena hal itu disebutkan di dalam Al quran bahwa sholat ini amalnya diangkat ke tempat yang terpuji di hadapan Allah SWT.

Waktu Utama

waktu utama sholat tahajud

Tahajud ini adalah amalan sholat sunnah yang dilakukan selepas tidur. Waktunya terbentang mulai dari selepas isya’ sampai sebelum terbit fajar, dengan catatan harus didahului dengan tidur.

Ada beberapa waktu yang disunahkan untuk dilakukannya sholat tahajud. Waktu itu dibagi menjadi 3 waktu malam, antara lain:

1. Sepertiga malam pertama

Waktu sepertiga malam pertama yakni selepas sholat Isya hingga pada pukul 10.30.

2. Sepertiga malam kedua

Waktu sepertiga malam kedua merupakan diantara pukul 10.30 sampai 01.30.

3. Sepertiga malam ketiga/ terakhir

Menurut pendapat dari beberapa ulama, waktu sepertiga malam yang ketiga merupakan waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud.

Sebab di waktu ini adalah waktu mustajab untuk berdoa. Waktu sepertiga malam terakhir atau ketiga ini diantara pukul 01.30 sampai sebelum memasuki waktu subuh.

Hukum

Hukum Sholat Tahajud

Hukum untuk melaksanakan sholat tahajud ialah sunnah. Namun ke-sunnah-an dalam mengerjakan sholat tahajud bukan layaknya sunnah biasa. Sholat tahajud ini hukumnya adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan atau disunnahkan).

Sunnah muakkad merupakan sunnah yang selalu dilaksanakan oleh Rasulullah SAW atau jarang sekali ditinggalkan oleh Rasulullah SAW.

1. Dalam Al Qur’an

Dalil 1

Bacaan:

َ ١٦) تَجَافٰی جُنُوۡبُہُمۡ عَنِ الۡمَضَاجِعِ یَدۡعُوۡنَ رَبَّہُمۡ خَوۡفًا وَّ طَمَعًا ۫ وَّ مِمَّا رَزَقۡنٰہُمۡ یُنۡفِقُوۡنَ

َ ١٧) فَلَا تَعۡلَمُ نَفۡسٌ مَّاۤ اُخۡفِیَ لَہُمۡ مِّنۡ قُرَّۃِ اَعۡیُنٍ ۚ جَزَآءًۢ بِمَا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ

“Tatajaafa junuubuhum ‘anil madhaaji’i yad’uuna rabbahum khaufan wathama’an wamimmaa razaqnaahum yunfiquun.” (ayat 16).

“Falaa ta’lamu nafsun maa ukhfiya lahum min qurrati a’yunin jazaa-an bimaa kaanuu ya’maluun.” (ayat 17).

Artinya:

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya serta mereka akan selalu berdoa terhadap Rabbnya dengan rasa penuh takut serta harap, dan mereka juga akan menafkahkan apa apa rezeki yang telah Kami berikan.” (ayat 16).

“Tidak ada seorangpun yang mengetahui beragam nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan untuk mereka, atas apa yang telah mereka kerjakan.” (ayat 17).

Dalil 2

Bacaan:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدَبِهِ نَا فِلَةً لَكَ عَسَى اَنْ يَبْعَسَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا.

“wamin allayl satujribuk allh. rabiy yajealuk althana’ ealaa makan lileibadati.”

Artinya:

“Dan di waktu sebagian malam, maka laksanakan sholat tahajud sebagai salah satu ibadah tambahan untukmu, mudah – mudahan Tuhanmu akan mengangkatmu menuju tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra 79).

Dalil 3

Bacaan:

 كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ () وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“kanuu qalilana min allayl ma yahjaeun () wabial’ashar hum yastaghfirun”

Artinya:

“17. Di dunia mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam. 18. Serta selalu memohonkan ampunan pada waktu pagi sebelum waktu fajar tiba.” (QS. Az-Zariya: 17-18).

2. Dalam Hadist

Hadits Shahih dari Ibnu Umar Ra

Terdapat seseorang yang bertanya kepada Rasulullah mengenai Sholat Malam, lalu Rasulullah bersabda:

”Sholat Malam atau sholat tahajud tersebut ada 2 Rakaat 2 Rakaat. Apabila salah seorang dari kalian khawatir akan memasuki waktu Subuh, maka hendaknya kerjakan sholat sunah Witir 1 Rakaat sebagai Penutup yang akan menjadi sholat yang telah dilakukan sebelumnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadist shahih dari Ibnu Abbas

“Nabi Muhammad SAW biasanya mengerjakan Sholat malam dengan banyak 13 Rakaat.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Dari hadist di atas maka diketahui jika Rasulullah melaksanakan sholat tahajud sebanyak 13 rakaat dengan 12 rakaat sholat tahajud seeta ditutup dengan 1 rakaat sholat witir.

HR. Abu Dawud

  • Dari Amr bin Abasah r.a. mengatakan: “Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari waktu malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? Lalu beliau bersabda: “Pertengahan malam terakhir, maka sholatlah sesuka kamu, sebab waktu sholat tersebut akan disaksikan serta dicatat sampai kamu sholat subuh.”
  • “Allah merahmati seorang suami yang dapat bangun di waktu malam hari kemudian ia sholat serta membangunkan isterinya, apabila sang istri enggan, maka ia dapat memercikan air ke wajahnya serta Allah akan merahmati seorang istri yang bangun di waktu malam hari kemudian ia sholat serta membangunkan suaminya apabila suaminya enggan, ia dapat memercikan air di wajahnya.”

Keistimewaan Shalat Tahajud

Keistimewaan Shalat Tahajud

Sholat tahajud memiliki keutamaan yang sangat luar biasa. Berikut ini keutamaan-keutamaannya berdasarkan Al Quran dan hadits-hadits shahih:

1. Kedudukan Terpuji

Siapa yang membiasakan mengerjakan sholat tahajud, maka ia akan memperoleh kedudukan yang terpuji di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesuai dengan firman-Nya:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Dan di waktu sebagian malam hari bertahajudlah kalian sebagai sebuah ibadah tambahan untukmu; Mudah-mudahan Tuhanmu akan mengangkat menuju tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra’: 79)

Menurut penuturan dari Ustadz Adi Hidayat, maqam merupakan suatu kedudukan, namun belum tentu orang lain menyukainya.

Sementara maqaman mahmuda merupakan kedudukan yang diikuti dengan kecintaan kepada orang lain. Kebanyakan orang mengakui jika mereka pantas untuk memperoleh kedudukan tersebut sehingga sangat dimuliakan.

2. Kunci Masuk Surga

Orang yang ahli dalam tahajud, insya Allah mereka akan masuk ke dalam surga. Karena sholat sunnah ini adalah salah satu kunci untuk masuk surga.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الأَرْحَامَ وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ

“Wahai umat manusia, sebarkanlah salam, berikan makan (orang – orang yang memerlukan), sambungkanlah silaturrahim, serta sholatlah di waktu malam hari pada saat orang lain tengah tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)

3. Dimudahkan dalam Urusannya

Orang yang telah membiasakan sholat tahajud ini akan dimudahkan urusannya serta akan dibimbing oleh Allah. Mulai dari urusan pekerjaan, rumah tangga, sampai dakwah atau yang lainnya.

وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ

Dan katakanlah: “Ya Tuhan -ku, masukkanlah hamba dengan cara masuk yang benar.. (QS. Al Isra’: 80)

4. Ditolong Allah

Orang yang membiasakan mengerjakan sholat tahajud maka akan ditolong Allah, bahkan tanpa adanya perantara.

وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

..dan berikanlah terhadapku dari sisi Engkau kekuasaan yang akan menolong… (QS. Al Isra’: 80)

5. Diberikan Solusi Terbaik

Orang yang suka melaksanakan sholat ini akan diberikan solusi terbaik pada saat memperoleh masalah. Ia akan diberikan jalan keluar terbaik pada saat menghadapi problematika.

وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ

..serta keluarkanlah (juga) aku dengan cara keluar yang benar… (QS. Al Isra’: 80)

6. Sholat Sunnah Paling Utama

Sholat tahajud atau juga disebut sebagai qiyamul lail atau sholat lail adalah sholat sunnah yang paling utama. Rasulullah bersabda:

أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ

“Sholat yang paling utama selepas sholat fardhu merupakan sholat malam” (HR. An Nasa’i)

7. Doanya Dikabulkan

Orang yang melaksanakan sholat tahajud lalu ia berdoa, insya Allah maka doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Terlebih lagi apabila ia mengerjakannya di waktu sepertiga malam yang ketiga/ terakhir.

8. Kemuliaan & Kewibawaan

Orang – orang yang ahli dalam tahajud, maka mereka akan diberi Allah kemuliaan serta kewibawaan. Terkadang terdapat orangtua yang tak memiliki wibawa di depan anak – anaknya. Atau guru yang tak memiliki wibawa di hadapan murid – muridnya. Dan juga pemimpin yang tak memiliki wibawa di depan bawahannya. Maka dengan sholat tahajud insya Allah akan memberikan kemuliaan serta kewibawaan yang bermanfaat untuknya dalam menegakkan kebenaran serta menebar kebaikan.

وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, jika kemuliaan serta kewibawaan seorang mukmin tersebut terletak di shalat malamnya” (HR. Hakim; hasan)

9. Penghapus dan Pencegah Dosa

Setiap orang pasti mempunyai dosa. Dosa kecil dapat berguguran dengan cara mengerjakan sholat sunnah satu ini.

Terlebih lagi, sholat tahajud ini juga dapat mencegah seseorang dari perbuatan yang dosa. Orang yang melazimkan tahajud akan memperoleh taufiq dari Allah SWT sehingga dirinya akan terjauhkan dari maksiat.

10. Kebiasaan Orang Shalih

Sholat sunnah satu ini adalah kebiasaan dari orang – orang shalih terdahulu. Maka siapa yang sekarang ini senantiasa mengamalkannya, maka ia juga tercatat sebagai orang – orang yang shalih sebagaimana dengan mereka.

“Biasakanlah dirimu dalam mengerjakan shalat malam sebab hal tersebut merupakan tradisi orang – orang shalih sebelum kamu, mendekatkan diri terhadap Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, serta pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad).

Rukun Shalat Tahajud

rukun

Sholat tahajud mempunyai 13 rukun yang wajib untuk diikuti, sebab rukun ini merupakan salah satu syarat sahnya sholat tahajud.

Berikut ini adalah rukun dalam shalat tahajud, antara lain:

  1. Niat
  2. Berdiri (untuk kalian yang mampu)
  3. Takbiratul ihram
  4. Membaca surat Al Fatihah di setiap rakaatnya
  5. Rukuk
  6. Tuma’ninah
  7. Iktidal selepas rukuk dengan tuma’ninah
  8. Sujud dua kali dengan tuma’ninah
  9. Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah
  10. Duduk serta membaca tasyahud akhir
  11. Membaca salawat nabi pada bagian  tasyahud akhir
  12. Membaca salam
  13. Tertib

Tata Cara Sholat Tahajud

tata cara

Pada dasarnya tata cara dalam sholat tahajud sama dengan sholat sunnah pada umumnya.

Sebelum sholat kalian harus:

  • Suci dari hadats kecil (wudhu) serta hadats besar
  • Suci badan, pakaian dan juga tempat dari najis
  • Menutup aurat
  • Menghadap kiblat.

Pada Fiqih Sunnah diterangkan, hendaklah sebelum tidur kalian niat untuk bangun sholat tahajud sehingga apabila kalian tertinggal (tidak dapat bangun), maka akan tetap memperoleh pahalanya.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu menerangkan, sebelum mengawali sholat tahajud, disunnahkan juga untuk menggunakan siwak. Serta mengawalinya dengan dua rakaat ringan.

Sholat tahajud dilaksanakan dalam dua rakaat salam, dua rakaat salam. Para ulama berbeda pendapat tentang batasan jumlah rakaatnya. Rasulullah kadang mengerjakan 11 rakaat termasuk di dalamnya adalah witir serta terkadang 13 rakaat termasuk dengan witir.

Berikut adalah tata cara sholat tahajud 2 rakaat:

1. Rakaat Pertama

  • Niat Sholat Tahajud
  • Takbir (Allahu Akbar)
  • Membaca Doa Iftitah
  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca suratan Pendek atau Panjang dalam Al Qur’an yang dikuasai
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara 2 Sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali untuk melanjutkan menuju rakaat kedua sholat Tahajud

2. Rakaat Kedua

  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca suratan Pendek atau Panjang dalam Al Qur’an yang dikuasai
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara 2 Sujud
  • Sujud kedua
  • Tahiyat akhir
  • Salam.

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Seluruh ulama sepakat jika tempat niat ialah hati. Demikian juga dengan niat sholat tahajud.

Melafadzkan niat bulankah suatu syarat wajib. Yang berarti kalian tak diwajibkan untuk melafalkan niat.

Tetapi Syaikh Wahbah Az Zuhaili menuturkan, jumhur ulama selain madzhab Maliki berpendapat jika hukumnya sunnah dalam rangka membantu hati dalam menghadirkan niat.

Sementara dalam madzhab Maliki, yang terbaik ialah dengan tidak melafadzkan niat sebab tak terdapat contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Bacaan niat sholat tahajud:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini lillahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku niat untuk sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Baca juga: Doa Pagi Hari

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud

Anjuran dalam berdoa selepas sholat dan juga berdzikir telah dicantumkan di dalam Al Quran. Salah satu ayat yang menjelaskan mengenai doa serta dzikir ada pada surah Al Ahzab ayat 41-42.

Bacaan:

 یٰۤاَیُّہَاالَّذِیۡنَ اٰمَنُوا اذۡکُرُوا اللّٰہَ ذِکۡرًا کَثِیۡرًا
وَّ سَبِّحُوۡہُ بُکۡرَۃً وَّ اَصِیۡلًا

“Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuuudz-kuruullaha dzikran katsiiran” (ayat 41).
“Wasabbihuuhu bukratan wa-ashiilaa” (ayat 42).

Artinya:

“Wahai orang – orang yang beriman, berdzikirlah (dengan cara menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak -banyaknya” (ayat 41).
“Serta bertasbihlah kepada -Nya diwaktu pagi hingga petang” (ayat 42)

1. Dzikir setelah Tahajud.

Bacaan:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

“Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih.”

Artinya:

“Saya memohon terhadap Allah yang maha agung, yang tak ada tuhan selain Dia Yang Hidup serta Berdiri dan hamba bertobat terhadap -Nya.

2. Doa setelah Tahajud.

Bacaan:

للّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

“Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqquw wannaaru haqquw wan-nabiyyuuna haqquw wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqquw wassaa’atu haqq.”

“Allaahumma laka aslamtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qoddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu’akhkhiru laa ilaaha anta. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.”

Artinya:

“Ya Allah bagi-Mu-lah semua puji, hanya Engkau yang mengurus langit dan juga bumi sekaligus seluruh makhluk yang ada di keduanya. Serta bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan juga bumi sekaligus seluruh makhluk yang terdapat di dalam keduanya. Serta bagi -Mu segala puji, Engkau adalah cahaya langit serta bumi dengan seluruh makhluk yang ada di dalam keduanya. Serta bagi -Mu segala puji, Engkau adalah Maha benar, janji -Mu merupakan hal benar, pertemuan dengan -Mu merupakan hal yang benar, ucapan -Mu merupakan hal yang benar, surga merupakan hal yang benar, neraka merupakan hal yang benar, para nabi merupakan hal benar serta Nabi Muhammad SAW merupakan benar dan hari kiamat merupakan hal yang benar.”

“Ya Allah hanya terhadap -Mu hamba berserah diri, terhadapmu -Mu hamba beriman, terhadpmu -Mu hamba bertawakal, hanya terhadapmu -Mu hamba kembali (bertaubat), terhadap -Mu hamba mengadu, serta terhadap -Mu hamba meminta keputusan, maka ampunilah seluruh dosaku yang sudah lalu serta yang akan datang dan apa yang telah hamba sembunyikan serta yang dilakukan secara terang – terangan serta apa yang lebih Engkau ketahui dari hamba, Engkau yang mendahulukan serta yang mengakhirkan, tiada Tuhan kecuali Engkau, serta tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) serta tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) selain dengan pertolongan Allah.”اَ

Selepas kalian selesai membaca doa di atas, kalian dapat melanjutkannya dengan membaca doa lain seperti doa qunut nazilah, doa ayat kursi, atau dia memohon ampunan atau meminta petunjuk -Nya.

Adapun bacaan dzikir dan doa selepas tahajud lainnya yang dapat kalian amalkan seperti:

  1. Istighfar.
  2. Tasbih (Subhanallah).
  3. Tahmid ( Alhamdulillah).
  4. Takbir (Allahu Akbar).
  5. Laa ilaaha illallah.
  6. Sholawat Nabi Muhammad.
  7. Membaca Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan juga Surat An Nas.
  8. Ditutup sebagai doa akhir yaitu dengan cara membaca Surat Al Fatihah.

Tips Bangun Malam

Tips Bangun Malam

  • Jangan begadang
  • Minum segelas air putih sebelum dan juga setelah bangun tidur
  • Jangan lupa tidur siang
  • Apabila ingin bangun di sepertiga malam, biasakan untuk tidur sebelum pukul 10 malam
  • Jangan makan malam diatas jam 8 malam
  • Tidur dengan posisi badan yang nyaman serrta menghadap kanan
  • Pasang alarm
  • Berdoa kepada Allah SWT
  • Minta bangunkan sama orang lain
  • Membaca Surat Al Kahfi Ayat 107 – 110 Sebelum Tidur

Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 107 – 110:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا (107) خَالِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا (108) قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا (109) قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا (110)

Barangsiapa saja yang ingin bangun ketika atau jam tertentu di waktu malam hari, maka bacalah keempat ayat terakhir dari surat al kahfi pada saat akan tidur.

Lalu berdo’a :

اللهم بحق هذه الآيات الشريفة أيقظني في وقت كذا وكذا فإن روحي بيدك وأنت تتوفى الأنفس حين موتها والتي تمت في منامها اللهم اجعلني ممن يذكرك فتذكرني وأستغفرك فتغفر لي إنك تفعل ما تختار وتحكم ما تريد

“Allohumma bihaqqi hadzihil ayatisy syarifati , Aiqizhni fi waqti …(sebutkan jam yang dikehendaki), Fainna ruhi biyadika wa anta tatawafal anfusa hina mautiha wallati tumta fi manamiha.Allohummaj’alni mimman yudzkiruka fatudzkiruni, wa astaghfiruka fataghfiru li , innaka taf’alu ma takhtaru watahkumu ma turidu.”

Kesimpulan

Sholat tahajud merupakan sholat sunnah yang paling utama. Adapun waktu utama untuk mengerjakannya adalah pada sepertiga malam ketiga/ terakhir.

Waktu sepertiga malam terakhir atau ketiga tersebut diantara pukul 01.30 sampai sebelum memasuki waktu subuh.

Dan apabila kalian hendak bangun di beberapa waktu tertentu, hendaknya membaca surat Al Kahfi ayat 107 – 110 sebelum kalian tidur.

Pertanyaan

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar sholat tahajud, antara lain:

Apa itu sholat tahajud?

Sholat sunnah tahajud/ Sholatun Lail artinya sholat malam. Sehingga, sholat tahajud didefinisikan sebagai sholat sunah yang dikerjakan di waktu malam hari.

Spiritual manfaat sholat tahajud yang mengagumkan?

Menghapus dosa, wajah bersinar, doanya akan dikabulkan, membuat aliran darah menjadi lancar, dan lain sebagainya.

Tata cara sholat tahajud yang benar?

Tata cara sholat tahajud sebetulnya sama dengan sholat fardhu maupun sholat sunnah pada umumnya. Yang membedakannya hanya pada waktu, dan doa atau dzikir setelah sholatnya.

Ciri ciri orang yang sering sholat tahajud?

Nampak kesalehan pada raut wajahnya. Aura positif terpancar dari mukanya, sehingga sejuk untuk dipandang serta terlihat penuh wibawa. Wajah yang demikian tersebut akan selalu memukau siapa saja yang melihatnya. 

Waktu sholat tahajud yang baik?

Pada waktu sepertiga malam ketiga/ terakhir, yakni diantara pukul 01.30 sampai sebelum memasuki waktu subuh.

Apa manfaat sholat tahajud?

Banyak sekali manfaat dari sholat tahajud, salah satunya adalah selalu diberi pertolongan oleh Allah SWT tanpa perantara.

Surat pendek yang dibaca saat sholat tahajud?

Pada sholat malam tidak terdapat suratan khusus yang dibaca dari Al-Qur’an.  Cukup kalian baca surat yang mudah atau kalian kuasai.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.