Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Perbedaan Arus Listrik dan Tegangan Listrik

2 min read

Perbedaan Arus Listrik dan Tegangan Listrik

Banyak orang masih belum mengetahui apa itu perbedaan arus listrik dan tegangan listrik. Namun dengan membaca artikel ini anda akan paham penjelasan mengenai arus listrik dan tegangan listrik.

Listrik adalah rangkaian fenomena fisika yang saling berhubungan satu sama lain dengan adanya arus listrik dan tegangan listrik. Listrik dapat menerima dan menimbulkan radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio.

Selain itu listrik juga dapat menimbulkan berbagai maacam efek yang telah diketahui banyak orang secara umum seperti listrik statis, arus listrik, tegangan listrik, petir, induksi elektromagnetik, dan lain sebagainya.

Pengertian

1. Arus Listrik

Arus Listrik

Arus listrik adalah laju aliran muatan listrik atau tingkat dimana muatan listrik mengalir melewati sebuah titik di sirkuit.

Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan internasional yang memiliki unit standart yaitu ampere atau amp atau A dimana satuannya adalah coulomb atau second atau detik.

1 ampere = 1 coulomb / detik yang diukur menggunakan amperemeter.

Satu coulomb muatan listrik diwakili oleh satu ampere (6,24 x 1018) pembawa muatan yang bergerak melewati titik tertentu dalam sebuah rangkaian per detiknya.

Arus listrik dapat bergerak melalui semua komponen yang saling terhubung secara seri. Arus listrik didistribusikan pada komponen yang dihubungkan secara paralel. Arus listrik tidak dapat mengalir tanpa adanya tegangan listrik.

Contoh arus listrik yang dapat kita jumpai di kehidupan sehari – hari dan bahkan kita miliki yaitu muatan listrik di dalam tubuh kita. Petir juga disebabkan oleh listrik, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Tegangan Listrik

Tegangan Listrik

Tegangan listrik adalah energi per satuan muatan atau beda potensial muatan antara dua titik di medan listrik. Tegangan listrik disebut juga dengan gaya gerak listrik.

Tegangan listrik memiliki unit standart yaitu Voltase atau volt atau V dimana satuannya adalah joule atau coulomb.

1 volt = 1 joule / coulomb (V = W / C) yang diukur dengan voltmeter.

Satu coulumb akan digerakkan oleh satu volt (6,24 x 1018) pembawa muatan seperti elektron yang bergerak melalui resistensi ohm per detiknya.

Tegangan listrik dapat bergerak melalui semua komponen yang saling terhubung secara paralel. Tegangan listrik didistribusikan pada komponen yang dihubungkan secara seri. Tegangan listrik dapat ada tanpa adanya arus listrik.

Contoh tegangan listrik dalam kehidupan sehari – hari adalah jika kalian menyalakan lampu dengan aki berkapasitas 10 volt dan menyalakan lampu dengan aki berkapasitas 20 volt maka lampu dengan aki berkapasitas 20 volt lah yang akan lebih terang.

Perbedaan Arus Listrik dan Tegangan Listrik

Untuk lebih jelasnya sudah kami rangkumkan dalam tabel berikut ini mengenai perbedaan antara arus listrik dengan tegangan listrik.

Perbedaan Arus Listrik dan Tegangan Listrik
PembedaArus ListrikTegangan Listrik
PengertianArus listrik adalah laju aliran muatan listrik atau tingkat dimana muatan listrik mengalir melewati sebuah titik di sirkuit.Tegangan listrik adalah energi per satuan muatan atau beda potensial muatan antara dua titik di medan listrik.

Tegangan listrik disebut juga dengan gaya gerak listrik.

SimbolIV
HubunganArus listrik tidak dapat mengalir tanpa adanya tegangan listrik.Tegangan listrik dapat ada tanpa adanya arus listrik.
UnitAmpere atau amp atau AVoltase atau volt atau V
Unit SI1 ampere = 1 coulomb / detik1 volt = 1 joule / coulomb (V = W / C)
Alat PengukurAmperemeterVoltmeter
Rangkaian SeriSemua arus listrik melewati semua komponen yang saling terhubung secara seri.Tegangan listrik didistribusikan pada komponen yang dihubungkan secara seri.
Rangkaian ParalelArus listrik didistribusikan pada komponen yang dihubungkan secara paralel.Semua tegangan listrik melewati semua komponen yang saling terhubung secara paralel.
Bidang yang dihasilkanBidang magnet, dimana semakin kuat arus maka semakin kuat pula medan magnetnya.Bidang elektrostatik, seiring bertambahnya tegangan listrik di antara dua titik maka semakin kuat pula bidang elektrostatiknya.
ContohDi dalam jaringan tubuh manusia, petir, dan yang lainnya.Jika kalian menyalakan lampu dengan aki berkapasitas 10 volt dan menyalakan lampu dengan aki berkapasitas 20 volt maka lampu dengan aki berkapasitas 20 volt lah yang akan lebih terang.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai arus listrik dan tegangan listrik. Semoga dapat bermanfaat. Terima kasih 🙂

Ahmad Manarul Seorang pemimpi yang ingin bermanfaat untuk banyak orang. Menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Jangan berhenti belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *