Pengertian Pertanian

Share
Comment 0 reply
Pengertian Pertanian

Pertanian merupakan salah satu sektor utama pendongkrak ekonomi di Indonesia, namun tahukah kamu apa pengertian dari pertanian sesungguhnya?.

Pada dasarnya pertanian berguna untuk menyediakan bahan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan juga untuk dijual keluar negeri untuk menambah pendapatan bangsa.

Apa itu Pertanian?

Secara umum pertanian yaitu sebuah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati untuk menghasilkan bahan pangan, sumber energi, bahan baku industri, serta untuk mengelola lingkungan hidup.

Pengertian pertanian secara luas yaitu pemanfaatan dari sumber daya hayati yang dilakukan oleh manusia dengan cara menanam tanaman yang produktif dan bisa menghasilkan bahan pangan untuk keberlangsungan hidup manusia.

Sedangkan menurut para ahli (Mosher 1966), pertanian merupakan sebuah bentuk produksi yang khas yang mana berkaitan dengan proses pertumbuhan hewan dan tanaman.

Sedangkan menurut Van Aarsten pertanian yaitu kegiatan manusia untuk memperoleh hasil yang berasal dari tumbuhan dan atau hewan.

Manfaat Pertanian

1. Mendukung Sektor Pangan

Manfaat paling besar dari pertanian yaitu untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia itu sendiri bahkan negaranya.

Jika sebuah negara tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan warganya maka negara tersebut akan membeli bahan pangan dari negara lain.

2. Menjaga Lingkungan

Pertanian juga bermanfaat untuk menjaga kualitas lingkungan, dimana rantai makanan akan selalu terjaga dan membuat ekologi selalu dalam keadaan seimbang.

3. Mengurangi Pengangguran

Manfaat lain dari pertanian juga mampu mengurangi pengangguran, karena pada dasarnya untuk bisa mengelola sebuah lahan pertanian dibutuhkan beberapa orang untuk mengerjakannya.

Jenis Pertanian

1. Pertanian Modern

pertanian modern

Pertanian modern merupakan proses budidaya pertanian yang sudah menggunakan peralatan dan teknologi canggih untuk mempermudah proses produksi dan meningkatkan hasil pertanian dalam kurun waktu yang lebih efisien dan efektif.

Pertanian modern sendiri saat ini sudah banyak diterapkan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

2. Pertanian Organik

pertanian organik

Pertanian organik adalah sebuah rangkaian sistem produksi penanaman yang berdasarkan daur ulang hara secara alami, dan juga menggunakan strategi perpindahan hara secara cepat dan tepat dari sisa tanaman.

Tujuan dari pertanian organik sendiri yaitu untuk menghasilkan pangan dengan kualitas baik dan sehat yang tentu saja bebas dari bahan kimia apapun.

Biasanya pertanian organik menggunakan pupuk nasa.

Bentuk Pertanian

1. Sawah

sawah

Yaitu sebuah bentuk pertanian yang dilakukan pada lahan basah atau lahan dengan air yang cukup banyak.

Sawah juga dibagi kedalam beberapa jenis seperti sawah irigasi, sawah bencah atau sawah pasang surut, sawah tadah hujan, dan sawah lebak.

2. Pekarangan

pertanian pekarangan

Yaitu sebuah lahan yang memiliki letak pada lingkungan pemukiman warga atau di lingkungan rumah yang biasanya dibatasi dengan pagar.

3. Tegalan

tegalan

Tegalan adalah sebuah area dengan lahan yang kering dan memiliki ketergantungan pada air hujan.

Tanah tegalan sendiri juga susah untuk dibuatkan irigasi dikarenakan biasanya daerah tersebut memang sulit untuk mendapatkan sumber mata air.

Baca juga: Pencemaran tanah

4. Ladang Berpindah

ladang

Merupakan sebuah bentuk pertanian dengan lahan yang berpindah-pindah, dimana biasanya dilakukan dengan cara membuka semak sebuah lahan untuk dilakukan penanaman.

Setelah tanah tersebut sudah tidak subur lagi maka para petani akan mencari dan membuka lahan lainnya.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.