Metode Ilmiah

4 min read

Metode Ilmiah

Metode ilmiah muncul karen adanya suatu metode baku didalak sebuah penelitian.

Banyak sekali kejadian alam yang membuat para ilmuan menjadi penasaran sampai melakukan suatu penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuan terebut tidak hanya untuk menemukan zat baru, hukum baru atau zat kimia baru.

Penelitian tersebut muncul karen arasa ingin tahu yang besar para ilmuan tentang gejala alam yang terjadi.

Contohnya seperti benda yang berada di Bumi yang berada di atas ketinggian pasti akan jatuh ke tanah.

Seperti yang kita tahu bahwa benda yang ada di Bumi bisa jatuh karena adanya suatu gaya gravitasi Bumi, dan sebelumnya sudah ada tentang gagasan hukum gravitasi Bumi.

Dulu gagasan tersebut disampaikan oleh ilmuan terkenal yang bernama Issaca Newton.

Pengertian Metode Ilmiah

Pengertian Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah metode sains yang menggunakan langkah-langkah rasional dan ilmiah untuk mengungkapkan suatu masalah yang muncul.

Ilmu kimia banyak menjawab banyak permasalahan berlandasan eksperimen danpenalaran dari akal yang sehat.

Eksperimen yang dilakukan harus logis dan sistematis. Oleh karen itu maka dilakukan metode ilmiah yang standar dalam pelaksanaanya.

Baca selengkapnya tentang Keanergaman Hayati yang sudah kami bahas di yuksinau

Langkah-Langkah Metode Ilmiah

Langka-Langkah Metode Ilmiah

Pada langkah awal penelitian yaitu melakukan perencanaan, perencanaan tersebut sangat dibutuhkan karena akan menghasilkan suatu eksperimen.

Oleh karena itu rancangnglah rencana dengan mendetait dan runtut. Berikut langkah-langkah metode ilmiah yang berurutan:

Merumuskan Masalah

Awal penelitian yaitu dengan cara merumuskan suatu masalah. Masalah dalam sebuah kajian adalah sesuatu yang harus ditelitiuntuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan.

Masalah bisa dirumuskan dengan bentuk pertanyaan ilmiah yang bersifat terbuka yang bisa jadi ada jawabanya yang beragam.

Oleh karena itu rumusan masalah pertanyaan harus dicari jawabanya melalui eksperimen.

Setelah berhasil merumuskan suatu masalah maka kamu sudah bisa mengajukan suatu jawaban sementara atas pertanyaan yang bernama lain yaitu hipotesis.

Hipotesis tersebut harus diajukan berdasarkan fakta dan harus logis.

Menetapkan Variabel Penelitian

Variabel percobaan adalah faktor yang bisa mempengaruhi hasil dari suatu penelitian. Variabel tersebut ada tiga jenis yaitu variabel tetap, variabel bebas dan variabel terikat atau tergantung.

Menetapkan Prosedur kerja

Prosedur kerja adalah langkah-langkah kerja yang runtut dan terperinci.

Urutan kerja tersebut dibuat secara ringkas tetapi bisa menggambarkan secara tepat pekerjaan yang harus dilakukan.

Langkah kerja tersebut akan memudahkan langkah kerja dan sebaiknya dibuat menggunakan bentuk diagram alir atau yang berurutan.

Mengumpulkan Data

Apapun gejala yang terjadi didalam percobaan tersebut wajib dicatat pada waktu itu juga.

Oleh karena itu kamu harus mendapatkan data yang lebih akurat. Setelah itu butuh di organisasikan agar bisa memudahkan dalam menganalisis dan mengumpulkan hasil percobaan.

Oleh karen aitu kamu perlu mepersiapkan tabel data pengamatan sebelumnya dalam melakukan percobaan.

Mengolah dan Menganalisi Data

Grafik dan tabel adalah alat yang sangat bermanfaat untuk menganalisis data dan menyusun data.

Grafik dan tabel tersebut menampilkan variabel terikat yang berubah sebagai respon dari perubahan variabel bebas.

Analisis data tersebut juga bisa menggunakan komputer untuk pengolahan data agar mempermudah melakukan penelitian.

Membuat Kesimpulan

hasil dari analisis data tersebut menghasilkan suatu kecenderungan atau pola. Pola tersebut bisa dijadikan pola yang menarik dalam menark suatu kesimpulan.

Kesimpulan merupakan suatu pernyataan yang sudah dirangkum didalam suatu kegiatan penelitian yang sudah dilakukan.

Didalam menyusun suatu kesimpulan harus bisa memutuskan yaitu data yang dikumpukan mengandung suatu hipotesis atau tidak.

Selain itu penelitian juga harus diulang beberapa kali sebelum menarik kesimpulan.

Menyebarkan Hasil Penelitian

Alasan dari menyebarkan hasil penelitian itu karena menyebarkan atau sosialisasi penting untuk dilakukan untuk diketahui oleh pihak lain.

Cara untuk menyebarkan penelitian tersebut yaitu bisa dengan cara lisan atau tertulis.

Sikap dalam Metode Ilmiah

Sikap dalam Metode Ilmiah

Didalam suatu penelituan kita haris memiliki sikap-sikap sebagai berikut:

Mempunyai Rasa Ingin Tahu yang Besar

Rasa ingin tahu yang besar adalah awal ditemukanya sebuah hukum ilmiah, zat kimia baru atau rumus.

Dari rasa tahu yang besar dan rasa ingin tahu yang tinggi seorang peneliti mampu menghasilkan karya.

Rasa ingin tahu yang besar dari suatu hal tersebut akan mendorong seseorang untuk melakukan suatu penelitian.

Jujur

Jujur yang dimaksud adalah lebih mementingkan objektivitas dari pada subjektifitas.

Jujur didalam melakukan suatu metode penelitianda kejujuran dalam hasil yang sudah diperoleh dalam suatu penelitian.

Terbuka

Terbuka yang dimaksud adalah terbuka untuk menerima secara lapang dada ilmu baru dan masukan.

Sikap terbuka berguna untuk seorang peneliti untuk menemukan hal baru dalam sebuah penelitian yang dilakukan.

Toleran

Toleran yang berarti bisa menghargai pendapat dari orang lain yang berbeda dari pendapat sendiri.

Sikap dari toleran sangat diperlukan karena bisa mengakibatkan hasil penelitian yang baik.

Optimis

Menghasilkan suatu penelitian yang baik bukanlah suatu hal yang mudah. Optimis yang dimaksud adalah pantang menyerah.

Oleh karena itu sikap dari optimis bagi para peneliti adalah suatu hal yang penting.

Karena didalam suatu penelitian tidak selalu dilakukan satu kali langsung berhasil, banyak yang sudah melakukan beberapa kali dan banyak juga yang mengalami kegagalan.

Oleh karena itu sikap optimis sangat diperlukan untuk menghasilkan sebuah hasil yang baik dalam suatu penelitian.

Berani

Berani juga termasuk dalam sikap yang dibutuhkan dalam suatu metode ilmiah, berani melakukan suatu hal yang ditakuti.

Karena didalam suatu penelitian, seorang peneliti juga harus melakukan hal-hal yang tidak disukainya oleh karen aitu sikap dari berani juga dibutuhkan dalam suatu metode ilmiah.

Tujuan Metode Ilmiah

Tujuan

Tujuan utama dari metode ilmiah adalah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan baru yang sudah teruji dan rasional.

Oleh karen aitu imu pengetahuan tersebut bisa diandalkan dan digunakan.

Fungsi dari metode ilmiah diantaranya sebagai berikut:

  • Mencari pengetahuan dimulai dari penemuan masalah yang harus dicari solusinya dan harus dipecahkan, menganalisis data, pengumpulan data, dan diakhiri dengan mearik suatu kesimpulan.
  • Pembuktian suatu kebenaran tersebut bisa diatur oleh pertimbangan yang logis.
  • Bisa membantu memecahkan masalah dengan tanda bukti yang memuaskan.
  • Bisa menguji penelitian yang sudah dilakukan oleh orang lain dan mendapatkan kebenaran yang objektif dan memuaskan dan lain sebagainya.

Dengan penemuan yang mempunyai kualitas tinggi dari metode ilmiah, bisa membantu menngkatkan kesejahteraan umat manusia.

Kriteria pada Metode Ilmiah

Kriteria

Agar suatu metode yang digunakan dalam suatu penelitia, maka metode tersebut harus mempunyai beberapa kriteria sebagai berikut, yaitu:

Berdasarkan Fakta

Data, keterangan dan informasi yang diperoleh baik yang dianalisis dan dikumpulkan harus berdasarkan kenyataan.

Jangan melakukan penemuan tersebut berdasarakan legenda, khayalan atau hal yang tidak logis lainya.

Oleh karen aitu metode ilmiah harus berdasarkan fakta atau kenyataan yang memang benar adanya.

Bebas dari Prasangka

Pertimbangan-pertimbang yang sifatnya subjektif dan bebas dari prasangka.

Alasan harus berdasarkan fakta dan bukti yang jelas dan objektif. Jadi suatu penelitian juga harus menunjukan adanya kesesuaian dengan kenyataan.

Prinsip Analisa

Memberikan arti dan memahami permasalahan yang kompleks menggunakan prinsip-prinsip analisa.

Masalah divari sebabnya dan pemecahnya menggunakan prinsip analisi yang logis.

Fakta yang bisa mendukung tidak hanya dibiarkan saja atu hanya dalam bentuk deskripsi saja. Tetapi ejadian dan faktaharus dicari sebab dan akibatnya dengan cara analisa.

Menggunakan hopotesis

Seorang yang melakukan penelitian dituntun dalam proses berfikir menggunakan prinsip analisa.

Hipotesis dibutuhkan karen amemandu pikiran ke arah tujuan sehinga akhir dari hasil penelitian akan mencapai titik tujuan.

Teknik Kuantifikasi

Data dari ukuran yang sifatnya kuantitatif atau jumlah satuan angkayang sudah biasa digunakan.

Teknik dari kuantifikasi tersebut sering digunakan dan mudah seperti ukuran rating, nominal dan rangking.

Jika terdapat ukuran seperti kg, mm dan lainya maka harus digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *