Konjungsi Penerang

Share
Comment 0 reply
Konjungsi Penerang

Di dalam menulis kalimat bahasa Indonesia, diperlukan adanya suatu penghubung (konjungsi) untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya, nah salah satu jenis penghubung yang dapat kalian jumpai adalah konjungsi penerang.

Berikut ini akan kami bahas secara lebih lengkap terkait konjungsi penerang, mulai dari pengertian hingga contoh. Simak baik – baik ya.

Pengertian Konjungsi Penerang

konjungsi penerang contohnya

Konjungsi penerang adalah suatu penghubung yang dipakai untuk menerangkan atau menjelaskan sebuah peristiwa atau kejadian pada satu kalimat.

Namun ada pula yang menyebutkan bahwa konjungsi penerang juga menjadi kata penghubung antar kata, antar frasa, antar klausa, serta antar kalimat dengan tujuan sebagai penerang kata yang diikutinya.

Konjungsi ini pada umumnya dipakai dalam sebuah kalimat langsung yang kemudian diubah menjadi kalimat tak langsung.

Di dalam penulisan kalimat Bahasa Indonesia, konjungsi ini tidak bisa mengaitkan objek serta menerangkan kata.

Tetapi untuk fungsinya lebih kepada penghubung supaya sebuah kalimat menjadi mudah untuk dimengerti.

Jenis – Jenis Konjungsi Penerang

konjungsi penerang sang pemimpi

Berikut ini adalah beberapa jenis konjungsi penerang yang perlu kalian ketahui, antara lain:

1. Konjungsi Disjungtif

Jenis konjungsi yang pertama berfungsi unutk menghubungkan dua unsur kalimat yang berlawanan.

Kata yang masuk ke dalam konjungsi jenis ini diantaranya yaitu:

  • maupun
  • baik…. baik,
  • atau entah…. entah

2. Konjungsi Aditif

Konjungsi aditif berfungsi untuk menghubungkan dua unsur gramatikal seperti klausa, frasa, kalimat, maupun paragraf.

Beberapa kata yang masuk ke dalam jenis konjungsi ini yaitu:

  • dan
  • serta
  • lagipula.

3. Konjungsi Final

Jenis konjungsi ini bermanfaat untuk menghubungkan dua unsur kalimat yang mempunyai kandungan yaitu seperti kata untuk, supaya, serta agar.

4. Konjungsi Pertentangan

Pada konjungsi satu ini menunjukkan konjungsi untuk kalimat yang bertentangan/ berlawanan.

Kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • sebalikanya
  • sedangkan
  • tetapi
  • sementara itu.

5. Konjungsi Waktu

Pada jenis ini, konjungsi berfungsi untuk menghubungkan kalimat yang mempunyai unsur keterangan waktu.

6. Konjungsi Syarat

Konjungsi syarat mengaitkan kalimat yang mempunyai unsur syarat di dalamnya.

Beberapa kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • jika
  • asalkan
  • kalau
  • dan apabila.

7. Konjungsi Sebab

Pada konjungsi sebab biasanya dipakai untuk menghubungkan kalimat yang mempunyai unsur sebab.

Contoh kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • karena
  • sebab
  • karena itu
  • maka dari itu
  • dan sebab itu.

8. Konjungsi Akibat

Jenis ini menghubungkan dua unsur kalimat yang mempunyai hubungan akibat.

Kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • akibatnya
  • dan sehingga.

9. Konjungsi Tak Bersyarat

Konjungsi tak bersyarat pada umumnya menghubungkan dua kalimat yang tak bersyarat.

Untuk kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • biarpun
  • meskipun
  • dan walaupun.

10. Konjungsi Perbandingan

Pada konjungsi perbandingan menghubungkan dua kalimat yang membandingkan.

Contoh kata yang masuk ke dalam jenis ini yaitu:

  • bagaikan
  • seperti
  • ibarat
  • dan seumpama.

Contoh Kalimat

kata hubung

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan konjungsi penerang, antara lain:

  • Siti memiliki seorang adik yang sangat cantik bernama Safira.
  • Sangat gampang untuk membuat KTP sekarang ini yaitu hanya dengan membawa KK ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil.
  • Kita bisa mengerjakan pencegahan dari penyakit hipertensi atau darah tinggi dengan menerapkan gaya hidup sehat.
  • Faya menerangkan jika acara baru akan dimulai apabila semua tamu undangan sudah datang sementara tamu lainnya sudah menunggu dari tadi.
  • Dinda menyebutkan jika hari ini hujan mungkin akan turun sehingga kalian harus segera pulang sebelum waktu sore.
  • Kami tak mengetahui jika kampus menggelar acara donor darah yang bekerjasama bersama PMI.
  • Alat kontrasepsi yang cocok untuk ibu menyusui adalah suntik KB 3 bulan sebab KB tersebut tidak akan mempengaruhi jumlah ASI yang diproduksi.
  • Pemakaian pil KB bisa meningkatkan penyakit yang ditakuti oleh banyak wanita, yaitu kanker payudara.
  • Laptop Lia dipinjam oleh temannya yang bernama Ria sejak minggu lalu.
  • Untuk memperoleh berat badan yang ideal tidaklah sulit yaitu kalian hanya perlu melakukan olahraga secara teratur serta tak lupa juga menjaga pola makan yang sehat dan juga seimbang.
  • Ayah Gita tengah dinas keluar kota yaitu kota Balikpapan.
Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.