Doa Lulus Ujian

4 min read

doa lulus ujian

Doa lulus ujian ini dapat dipanjatkan ketika kita hendak mengikuti ujian dan ulangan, baik itu ujian nasional maupun ulangan harian dan yang lainnya. Agar kita dapat mengerjakannya dengan lancar dan mendapatkan apa yang kita inginkan.

Selain berdoa kita juga harus belajar dengan sungguh – sungguh. Karena berdoa tanpa belajar itu omong kosong dan belajar tanpa berdoa itu sombong. Maka keduanya harus saling melengkapi satu sama lain.

Kita juga harus percaya diri dan berusaha menyelesaikan ujian yang akan kita tempuh. Dan jangan lupa meminta doa restu dan ridha kedua orang tua agar kita lebih lancar dalam mengerjakan soal – soal ujian dan ulangan.

Doa Lulus Ujian

Berikut adalah beberapa doa lulus ujian :

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allaahumma laa sahla illaa maa jaaltahu sahlan wa anta tajalul hazna idzaa syita sahlan.

Artinya :

“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisy syrahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul uqdatam millisaanii, yafqahu qaulii.

Artinya :

“Ya Allah, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS Thaahaa : 25 – 28)

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidnii ‘ilmaa.

Artinya :

“Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS Thaahaa : 114)

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِاْلحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ اْلفَاتِحِيْنَ

Rabbanaftah bainana wa baina qoumina bil-haqqi wa anta khoirul fatihin.

Artinya :

“Ya Allah Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum dengan benar. Engkaulah pemberi keputusan terbaik.”

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اسْتَوْدَعْتُكَ جَمِيْعَ مَا قَرَأْتُهُ فَارْدُدْهُ اِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِيْ اِلَيْهِ

Allahumma innistauda’tuka jami’ama qoro’tuhu fardudhu illayya ‘inda hajati ilaihi.

Artinya :

“Ya Allah, sesungguhnya hamba menitipkan semua apa pelajaran yang telah hamba baca dan mohon kembalikan kepada hamba pada saat hamba membutuhkannya.”

Doa Lulus Ujian yang Lain

Adapun doa lulus ujian yang lain selain dari doa lulus ujian di atas, yaitu :

Membaca Al – Waqiah

Selain doa di atas kita juga dianjurkan untuk membaca surat Al – Waqiah yang memiliki keutamaannya adalah dapat membuka pintu rejeki bagi yang membaca dan mengamalkannya.

Rejeki yang dimaksud dari surat ini tidaklah soal harta saja, namun dapat juga soal segala sesuatu yang kita inginkan dari Allah SWT, salah satunya adalah ujian.

Usahakan membaca surat Al – Waqiah ini setelah sholat Subuh dan shalat Dhuha karena diwaktu tersebut adalah waktu Allah SWT mencurahkan rejeki bagi para hamba – hamba-Nya.

Surat Al – Waqiah sering disebut sebagai surat seribu dinar. Bahkan dijanjikan bahwa orang yang membaca surat Al – Waqiah ini setiap malam maka tidak akan tertimpa kemiskinan bagi yang membacanya.

Membaca Al – Qadar

Kita juga dianjurkan untuk membaca surat Al – Qadar sebanyak 3x. Karena pada ayat ke-4 surat ini disebutkan bahwa malaikat Jibril turun ke bumi untuk mengatur segala urusan manusia. Oleh karena itu diharapkan malaikat Jibril melancarkan urusan – urusan kita.

Membaca surat Al – Qadar juga dapat mendatangkan pahala sebesar orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam lailatul qadar. Berikut adalah surat Al – Qadar :

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Innaa anzalnaahu fī lailatil – qadr.

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar.

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

Wa maa adraaka maa lailatul – qadr.

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

Lailatul – qadri khairum min alfi syahr.

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Tanazzalul – malaa’ikatu war – ruhu fīhaa bi’izni rabbihim, ming kulli amr.

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Salaamun hiya hattaa matla’il – fajr.

Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Membaca Sholawat

Membaca sholawat juga sangat dianjurkan oleh Allah SWT. Karena dengan membaca sholawat kita akan senantiasa disertai Allah dan Rasul-Nya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Adab Berdoa

Terdapat adab – adab dalam berdoa, yaitu :

  1. Berwudhu terlebih dahulu.
  2. Ikhlas karena Allah SWT.
  3. Memulainya dengan memuji nama Allah SWT dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  4. Berdoa dengan sungguh – sungguh, tidak terburu – buru, dan meyakini jika doa kita akan segera dikabulkan.
  5. Berdoa terus menerus, baik itu pada keadaan lapang maupun sempit.
  6. Meminta hanya kepada Allah SWT.
  7. Tidak mendoakan keburukan untuk siapa saja.
  8. Merendahkan suara dengan penuh harap.
  9. Beristighfar dan mengakui dosa – dosa yang telah kita perbuat.
  10. Bersyukur atas apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
  11. Memakan makanan dan meminum minuman yang halal.
  12. Mengulangi doa sebanyak 3x, namun jangan berlebihan dalam berdoa.
  13. Menghadap ke kiblat dan mengangkat kedua tangan.
  14. Pertama berdoa untuk diri sendiri, orang tua, dan lain sebagainya.
  15. Bertawassul dengan nama – nama Allah yang indah, sifat – sifat-Nya yang tinggi, atau dengan amal sholeh yang dilakukan oleh orang yang sedang berdoa.
  16. Menjauhi maksiat.

Hadist

Terdapat beberapa hadist tentang berdoa, yaitu :

Allah SWT berfirman di dalam QS Al – Mu’min ayat 60 :

الحمد لله والصلاة والسلام على من لانبي بعده اما بعد:

“Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang – orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al Mu’min : 60)

Allah SWT berfirman di dalam QS Al – Baqarah ayat 186 :

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

“Dan apabila hamba – hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwa Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al – Baqarah : 186)

Rasulullah SAW bersabda :

«الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ» ، وَقَرَأَ: {وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ} [غافر: 60]- إِلَى قَوْلِهِ – {دَاخِرِينَ} [غافر: 60]

“Doa adalah ibadah.” Kemudian Beliau membaca ayat : ‘Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu . . . sampai, keadaan hina dina’.” (HR Tirmidzi)

Rasulullah SAW bersabda :

>لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمُ عَلَى اللهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

“Tidak ada sesuatu yang paling mulia bagi Allah SWT melainkan doa.” (HR Ahmad, Bukhari, Tirmidzi, dan Hakim)

Rasulullah SAW bersabda :

إِنَّهُ مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْه

“Sesungguhnya barang siapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.” (HR Tirmidzi)

Rasulullah SAW bersabda :

“Tak seorang pun mengucapkan salam untukku kecuali Allah akan mengembalikan ruhku kepadaku agar menjawab salamnya itu.”

Rasulullah SAW bersabda :

”Barang siapa yang membaca surat Al – Qodar, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam Al – Qadar.” (Tafsir Nur Ats – Tsaqalayn)

Rasulullah SAW bersabda :

وَقَالَ : أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللهِ أَرْبَعٌ: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، لاَ يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ

“Perkataan yang paling disenangi oleh Allah SWT adalah empat, yaitu Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allaahu Akbar. Tidak mengapa bagimu untuk memulai yang mana di antara kalimat tersebut.” (Shahih Muslim no. 1685)

Rasulullah SAW bersabda :

وَقَالَ : ((أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ)) فَسَأَلَهُ سَائِلٌ مِنْ جُلَسَائِهِ، كَيْفَ يَكْسِبُ أَحَدُنَا أَلْفَ حَسَنَةٍ؟ قَالَ: ((يُسَبِّحُ مِائَةَ تَسْبِيْحَةٍ، فَيُكْتَبُ لَهُ أَلْفُ حَسَنَةٍ أَوْ يُحَطُّ عَنْهُ أَلْفُ خَطِيْئَةٍ))

“Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan tiap hari?” Salah seorang di antara yang duduk bertanya: “Bagaimana di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan (dalam sehari)?” Rasul bersabda: “Hendaklah dia membaca seratus tasbih, maka ditulis seribu kebaikan baginya atau seribu kejelekannya dihapus.” (Shahih Muslim no. 2073)

Rasulullah SAW bersabda :

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِي الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَـانِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

“Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan hari Kiamat dan disenangi oleh Allah Yang Maha Pengasih, adalah Subhaanallaah wabi – hamdih, Subhaanallaahil ‘azhiim. (Shahih Al Bukhari 7/168)

Rasulullah SAW bersabda :

وَقَالَ : لأَنْ أَقُوْلَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ

“Sungguh, apabila aku membaca : ‘Subhaanallah, walhamdulillaah, walaa ilaaha illallaah, wallaahu akbar’ adalah lebih senang bagiku dari apa yang disinari oleh matahari terbit. (Shahih Muslim no. 2072)

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai doa lulus ujian. Semoga kita semua termasuk ke dalam orang – orang yang selalu lulus dalam menghadapi sebuah ujian agar derajat kita naik di hadapan Allah SWT. Aamiin.

Referensi:

https://www.blogkhususdoa.com/2015/08/doa-saat-mengikut-test-ulangan-ujian-agar-lancar-dan-lulus.html

Doa Kamilin

Intan Qothrunnada
4 min read

Doa Saat Haid

Intan Qothrunnada
4 min read

Doa Hari Jumat

Intan Qothrunnada
6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *