Doa Cepat Hamil

6 min read

doa cepat hamil

Sebagai pasangan yang baru saja menikah pastinya kita menginginkan yang namanya keturunan. Oleh karena itu kita harus berdoa kepada Allah SWT dengan doa cepat hamil agar segera diberikan keturunan.

Memang memiliki keturunan tidaklah mudah, perlu persiapan yang matang baik itu dari segi fisik, mental, dan finansial. Namun memiliki keturunan adalah hal yang sangat di idam – idamkan oleh pasangan suami istri.

Banyak pasangan yang langsung diberikan keturunan oleh Allah SWT, namun banyak pula yang belum diberi keturunan padahal mereka sudah lama menikah.

Oleh karena itu kita harus berdoa meminta keturunan hanya kepada Allah SWT.

Agar anda cepat mempunyai keturunan anda harus mengamalkan beberapa doa di bawah ini dengan sungguh – sungguh agar cepat hamil. Berikut adalah beberapa doa cepat hamil :

Membaca Surat Al – Fatihah

Sebelum memulai doa cepat hamil hendaknya kita mengawalinya dengan membaca surat Al – Fatihah atau surat pertama yang ada di dalam Al – Qur’an, yaitu :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillaahir rahmaanir rahiim.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (QS Al -Fatihah : 1)

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,” (QS Al -Fatihah : 2)

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Ar rahmaanir rahiim.

“Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,” (QS Al -Fatihah : 3)

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Maaliki yaumid diin.

“Pemilik hari pembalasan.” (QS Al -Fatihah : 4)

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin.

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS Al -Fatihah : 5)

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ

Ihdinas siraatal mustaqiim.

“Tunjukilah kami jalan yang lurus,” (QS Al -Fatihah : 6)

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

sirāaatallaziina an’amta ‘alaihim gairil magdubi ‘alaihim wa lad daalliin.

“yaitu jalan orang – orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya. Bukan jalan mereka yang Engkau murkai, dan bukan pula jalan mereka yang sesat.” (QS Al -Fatihah : 7)

Membaca Surat Al – Ikhlas

Setelah membaca surat Al – Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al – Ikhlas yang bertujuan untuk dikabulkannya sebuah doa, yaitu :

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallaahu ahad.

“Katakanlah (Muhammad) : Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (QS Al – Iklhas : 1)

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allaahus samad.

“Allah tempat meminta segala sesuatu.” (QS Al – Iklhas : 2)

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yulad.

“Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.” (QS Al – Iklhas : 3)

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Wa lam yakul lahu kufuwan ahad.

“Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (QS Al – Iklhas : 4)

Membaca Surat Al – Furqan ayat 74

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Wallaziina yaquluna rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrota a’yuniw waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya :

“Dan orang – orang yang berkata : ‘Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati bagi kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang – orang yang bertakwa.” (QS Al – Furqan : 74)

Membaca Surat Maryam ayat 1 – 6

كۤهٰيٰعۤصۤ ۚ

Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad.

“Kaf Ha Ya ‘Ain Shad.” (QS Maryam : 1)

ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهٗ زَكَرِيَّا ۚ

Dzikru rahmati rabbika ‘abdahu zakariyyaa.

“Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,” (QS Maryam : 2)

اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا

Idz naadaa rabbahu nidaa-an khafiyyaan.

“(yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.” (QS Maryam : 3)

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا

Qaala rabbi innii wahana al’azhmu minnii waisyta’ala alrra susyayban walam akun bidu’aa-ika rabbi syaqiyyaan.

“Dia (Zakaria) berkata : ‘ Ya Allah, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Allah.” (QS Maryam : 4)

وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ

Wa-innii khiftu almawaaliya min waraa-ii wakaanati imra-atii‘aaqiran fahab lii min ladunka waliyyaan.

“Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu,” (QS Maryam : 5)

يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

Yaritsunii wayaritsu min aali ya’quuba waij’alhu rabbi radhiyyaan.

“yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub. Dan jadikanlah dia, ya Allah, seorang yang diridai.” (QS Maryam : 6)

Membaca Surat Al – Baqarah ayat 285 – 286

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Aamanar rasulu bimaa unzila ilaihi mir rabbihii wal mu’minun. Kullun aamana billaahi wa malaa’ikatihii wa kutubihii wa rusulih. Laa nufarriqu baina ahaim mir rusulih. Wa qaalu sami’naa wa ata’naa gufraanaka rabbanaa wa ilaikal masir.

Artinya :

Rasul Muhammad beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya yaitu Al – Qur’an dari Tuhannya. Demikian pula orang – orang yang beriman.

Semua beriman kepada Allah SWT, malaikat – malaikat-Nya, kitab – kitab-Nya, dan rasul – rasul-Nya. Mereka berkata : ‘Kami tidak membeda – bedakan seorang pun dari rasul – rasul-Nya.’ Dan mereka berkata : ‘Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Allah, dan kepada-Mu tempat kami kembali.” (QS Al – Baqarah : 285)

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa. Lahaa maa kasabat wa ‘alaihaa maktasabat. Rabbanaa laa tu’aakhiznaa in nasiinaa au akhta’naa. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa israng kamaa hamaltahu ‘alallaziina ming qablinaa. Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa taqata lanaa bih. Wa’fu ‘annaa, wagfir lanaa, war hamnaa, anta maulaanaa fansurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

Artinya :

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala dari kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa dari kejahatan yang diperbuatnya.

Mereka berdoa : ‘Ya Allah, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Allah, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang – orang sebelum kami. Ya Allah, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya.

Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang – orang kafir.” (QS Al – Baqarah : 286)

Kedua ayat tersebut merupakan ayat terakhir surat Al – Baqarah dan Rasulullah SAW bersabda :

“Barang siapa yang membaca dua ayat terkahir dari surat Al – Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberikan kecukupan.” (HR Bukhari Muslim)

Membaca Doa Nabi Zakariya

Doa Nabi Zakaariya terdapat di surat Ali Imran ayat 38 dan surat Al – Anbiya’ ayat 89, yaitu :

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ ۚ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

Hunaalika da’aa zakariyyaa rabbah, qaala rabbi hab lii mil ladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka samii’uddu’aa.

Artinya :

“Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata : ‘Ya Allah, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS Ali ‘Imran : 38)

وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ

Wa zakariyyaa iz naadaa rabbahu rabbi laa tadzarnii fardaw wa anta khairul waariisiin.

Artinya :

“Dan ingatlah kisah Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya : ‘Ya Allah, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.” (QS Al – Anbiya’ : 89)

Membaca Doa Nabi Ibrahim

Doa Nabi Ibrahim terdapat di surat As – Shaffat ayat 100, yaitu :

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Rabbi hab lii minas saalihiin.

Artinya :

“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk ke dalam orang yang sholeh.” (QS As –  Shaffat : 100)

Membaca Salah Satu Asma’ul Husna -> Al – Mushowwir

Setiap selesai sholat atau di waktu senggang, usahakan untuk membaca asmaul husna Al – Mushowwir sebanyak 100x. Yang artinya adalah “Yang Maha Menciptakan segala bentuk dan rupa.”

Seperti yang terkandung di dalam surat Al – Hasyr ayat 24, yaitu :

هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

Huwallaahu khaaliqu baari’ul musawwiru lahul asmaaul husnaa, yusabbihu lahu maa fiis samaawaati waal-ard, wa huwal ‘aziizul hakiim.

Artinya :

“Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa. Dia memiliki nama – nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS Al – Hasyr : 24)

Karena membaca asma’ul husna sama saja kita memuji Allah SWT, mengakui kebesaran dan keesaan-Nya, untuk membuktikan bahwa kita hanyalah hambanya yang lemah, dan hanya dia yang dapat menolong kita.

Anjuran untuk membaca asma’ul husna ada di dalam surat Al – Isra’ ayat 110 dan Al – A’raf ayat 180, yaitu :

قُلِ ادْعُوا اللّٰهَ اَوِ ادْعُوا الرَّحْمٰنَۗ اَيًّا مَّا تَدْعُوْا فَلَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذٰلِكَ سَبِيْلًا

Qulid’ullaaha awid’ur rahmaan, ayyam maa tad’u fa lahul asmaa’ul husnaa, wa laa taj-har bisalaatika wa laa tukhaafit bihaa wabtagi baina zaalika sabiilaa.

Artinya :

“Katakanlah (Muhammad) : ‘Serulah Allah atau serulah Ar – Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama – nama yang terbaik atau asma‘ul husna. Dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam sholat. Dan janganlah pula merendahkannya dan usahakan jalan tengah di antara kedua itu.” (QS Al – Isra’ : 110)

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ

Wa lillaahil asmaa’ul husnaa fad’uhu bihaa wa zarullaziina yul hiduna fi asma’ih, sayujzauna maa kaanu ya’malun.

Artinya :

“Dan Allah memiliki asma’ul husna atau nama – nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya asma’ul husna itu dan tinggalkanlah orang – orang yang menyalahartikan nama – nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS Al – A’raf : 180)

Beristighfar 71x

Perbanyaklah beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT sebanyak 71x ketika sedang sujud atau sehabis sholat atau di waktu senggang. Agar Allah SWT mengampuni segala dosa – dosa kita dan kita cepat diberikan keturunan (doa cepat hamil).

Seperti yang terkandung di dalam sabda Rasulullah SAW berikut ini :

“Barang siapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah SWT akan melapangkan kesusahannya, memberi jalan keluar pada setiap kesuakarannya, dan memberi rezeki tanpa diguga – duga.” (HR Abu Daud dan Nasa’i)

Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW

Terdapat keutamaan – keutamaan jika kita bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu :

  1. Sebagai bentuk pujian dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
  2. Mempermudah dikabulkannya sebuah doa.

Seperti di jelaskan dalam hadist berikut ini :

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa maka hendaklah memulai dengan memuji Allah SWT dan memuja-Nya. Kemudian hendaknya ia membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW, setelah itu ia boleh berdoa tentang apa pun yang diinginkannya.” (HR Abu Daud dan At – Tirmidzi)

Umar bin Khattab RA, ia berkata : “Saya mendengar bahwa doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW.” (HR Tirmidzi)

Dan berikut adalah salah satu contoh sholawat kepada Nabi Muhammad SAW :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim AS dan keluarga Nabi Ibrahim AS. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim AS dan keluarga Nabi Ibrahim AS. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Berdzikir

Perbanyaklah beedzikir, dengan demikian maka kita akan senantiasa mengingat Allah SWT. Adapun manfaat lain dari berdzikir adalah menambah keimanan, melapangkan rejeki yang berkah, dan membuat hati menjadi lebih tenang, dan doa cepat hamil.

Anjuran untuk berdzikir ada di dalam surat Al – Ahzab ayat 41 – 42, yaitu :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ

Yaa ayyuhallażziina aamanuzkurullaaha zikrang kasiiraa.

“Wahai orang – orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah SWT, dengan mengingat nama-Nya sebanyak – banyaknya,” (QS Al – Ahzab : 41)

وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

Wa sabbihuhu bukrataw wa asiilaa.

“dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS Al – Ahzab : 42)

Contoh berdzikir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu :

  • Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta ya dzaljalali wal ikram.
  • Tasbih (Subhanallah) sebanyak 33x.
  • Tahmid (Alhamdulillah) sebanyak 33x.
  • Takbir (Allahu Akbar) sebanyak 33x.
  • Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-inq qodir.
Agar mendapat keturunan yang baik anda harus berDoa Sebelum Berhubungan

Tips Agar Cepat Hamil

Terdapat beberapa tips dan cara agar anda cepat hamil setelah menikah, yaitu :

  1. Mengetahui siklus haid dan masa subur.
  2. Memeriksa ciri – ciri masa subur yang sehat.
  3. Memakan makanan yang bergizi tinggi.
  4. Menjalankan gaya hidup sehat.
  5. Mengatur olahraga setiap harinya dengan cukup.
  6. Menghindari sters, depresi, dan banyak pikiran.
  7. Mengatur posisi saat sedang berhubungan badan.
  8. Konsultasikan dengan dokter yang dipercaya.
  9. Memperbanyak puasa sunah dan sedekah kepada anak yatim piatu.

Referensi :

popmama.com/pregnancy/getting-pregnant/sarrah-ulfah/doa-agar-cepat-hamil

Doa Ruqyah

Intan Qothrunnada
4 min read

Doa Kamilin

Intan Qothrunnada
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *