Contoh Cerpen

Share
Comment 3 reply
Contoh Cerpen

Cerpen atau cerita pendek merupakan sebuah cerita singkat mengenai suatu kejadian atau peristiwa.

Meski hanya sebuah cerita singkat namun terkadang cerpen dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada si pembaca. Banyak sekali contoh cerpen singkat yang sangat inspiratif.

Cerpen ini merupakan sebuah bentuk dari prosa naratif yang fiktif. Isi dari cerpen lebih mengarah kepada cerita yang singkat, padat dan langsung to the point pada inti yang ingin disampaikan.

Cerpen biasanya berisi kisah-kisah manusia berupa karangan yang menceritakan kehidupan sehari-hari. Umumnya fokus pada satu tokoh saja yang diceritakan.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Berikut pengertian cerpen menurut para ahli:

  1. Berdasarkan KBBI, cerpen merupakan sebuah tulisan mengenai kisah yang pendek yang isinya tidak melebihi dari 10 ribu kata, yang berisi mengenai seorang tokoh.
  2. Menurut Sumardjo dan Saini, cerpen merupakan sebuah cerita yang tidak benar – benar terjadi pada dunia nyata dan ceritanya singkat dan pendek.
  3. Menurut Hendy, cerpen merupakan suatu tulisan yang tidak terlalu panjang yang berisi kisah tunggal.
  4. Menurut J.S Badudu, cerpen adalah sebuah karangan cerita yang hanya berfokus pada satu kejadian saja.
  5. Menurut Aoh. K.H, cerpen atau cerita pendek adalah sebuah bentuk kisah prosa yang pendek.
  6. Menurut H. B. Jarsin, cerirta pendek atau cerpen ini adalah suatu bentuk dari sebuah karangan yang cukup lengkap yang terdiri dari 3 bagian yaitu perkenalan – pertikaian – penyelesaian.

Struktur Cerpen

Beberapa struktur cerpen yaitu sebagai berikut:

  1. Abstrak di bagian utama. Sebuah rangkuman singkat mengenai gambaran cerita yang ada dalam cerpen
  2. Bagian selanjutnya adalah orientasi. Orientasi berisi mengenai rentan waktu kejadian, suasana yang terjadi dan tempat yang digunakan
  3. Mengalami komplikasi. Komplikasi ini merupakan sebuah cerita yang memiliki hubungan tentang sebab dan akibat dari suatu kejadian yang terjadi
  4. Adanya evolusi. Evolusi yaitu pengarahan permasalahan yang akan menjadi semakin memanas
  5. Selanjutnya resolusi. Resolusi adalah gambaran permasalahan yang sedang terjadi
  6. Kemudian koda. Koda ini adalah suatu hikmah atau nilai yang bisa di petik oleh para pembaca

Ciri Ciri Cerpen

Cerpen memiliki ciri-ciri seperti dibawah ini:

  1. Jumlah kata yang dimiliki cerpen tidak melebihi 10 ribu kata dalam satu kali cerita
  2. Jalan cerita yang dimiliki cenderung lebih singkat dibandingkan novel
  3. Hanya menceritakan seorang tokoh saja, tidak semua tokoh diceritakan
  4. Ide pokok atau inspirasi cerita dalam cerpen terkadang berasal dari pengalaman dan kehidupan sehari-hari
  5. Kata yang digunakan dalam cerpen cenderung lebih sederhana dan mudah dimengerti oleh si pembaca
  6. Seorang tokoh selalu diceritakan sedang mengalami masalah hingga melakukan penyelesaiannya
  7. Cerpen menyampaikan sebuah kesan yang teramat dalam sehingga membuat pembaca dapat ikut merasakannya
  8. Alur cerita hanya tunggal dan tidak berubah-ubah
  9. Hanya tertulis satu buah kejadian yang dipaparkan
  10. Penggambaran para tokoh tidak terlalu detail

Unsur Intrinsik Cerpen

Beberapa unsur intrinsik cerpen yaitu:

  1. Memiliki tema. Tema merupakan inti pokok yang ingin di ceritakan pada sebuah cerita
  2. Setting, maksudnya bagian penjelasan mengenai waktu, tempat dan juga suasana yang terjadi
  3. Alur yang jelas, alur atau plot ini adalah jalan dari sebuah cerita. Alur  memiliki beberapa jenis, yakni alur maju, alur mundur dan alur campuran
  4. Tokoh, tokoh adalah sosok yang diceritakan dalam sebuah karangan. Tokoh memiliki beberapa jenis, yakni tokoh baik, tokoh jahat dan tokoh netral
  5. Sudut pandang, merupakan suatu bentuk cara pandang si pembuat cerita pendek

Unsur Ekstrinsik Cerpen

Beberapa unsur eksrinsik cerpen yaitu:

    1. Adanya latar belakang dari pengarang. Biasanya pengarang akan membawakan cerita berdasarkan pengalaman pribadinya.
    2. Adanya latar belakang dari masyarakat. Kondisi latar belakang masyarakat ini akan mempengaruhi isi dan jalannya cerita.
    3. Adanya biografi, memaparkan biodata secara menyeluruh dan lengkap.
    4. Terdapat aliran sastra, aliran sastra akan mempengaruhi gaya bahasa yang dituangkan dalam cerita tersebut
    5. Adanya kondisi psikologis, biasanya senang, suka, duka, dan sedih dalam sebuah cerita dipengaruhi oleh mood dari penulis.
Baca Juga : Contoh Pantun

Macam Macam Contoh Cerpen

Berikut adalah macam-macam jenis cerpen beserta contohnya :

Contoh Cerpen Pengalaman

contoh cerpen pengalaman


Sudah beberapa bulan aku menunggu panggilan kerja. Rasanya hariku pilu bingung tanpa arah. Kerjaanku hanya luntang-lantung di rumah. Aku bingung harus ngapain. Ingin usaha tapi tak punya modal. Suatu pagi, kuniatkan untuk bertemu teman-temanku, sekedar berbagi tentang masalahku ini.

Saat jalan menuju rumah temanku, di samping jalan sedikit ujung dari trotoar, aku melihat sebuah dompet berwarna hitam. Kuhampiri dompet itu, kubuka, dan kulihat isinya. KTP, SIM A, beberapa surat- surat penting, tabungan yang isinya fantastis, dan sebuah kartu kredit. Dalam pikiranku muncul suara agar aku menggunakan isi dalam dompet itu.

Tapi tidak, aku harus mengembalikan dompet ini pada pemiliknya. Tak selang berapa lama setelah aku pulang dari rumah temanku, kukembalikan dompet itu. Bermodalkan alamat di KTP, aku menemukan rumahnya di perumahan elit dekat dengan hotel Grand Palace. Kupencet bel dan kemudian dibuka oleh tukang kebun yang bekerja di rumah itu.

“Permisi, Pak. Benarkah ini alamat Pak Budi?” Tanyaku.

“Iya benar. Anda siapa, ya?” Tanya tukang kebun.

“Saya Adi, ingin bertemu dengan Pak Budi. Ada urusan penting.”

“Baiklah silakan masuk, kebetulan bapak ada di dalam,” Pinta tukang kebun.

Aku masuk dengan malu-malu ke dalam rumah megah pemilik dompet yang kutemukan.

“Ada apa? Siapa Kamu?” Tanya pemilik rumah itu kepadaku.

“Saya Adi, Pak. Mohon maaf sebelumnya, saya menemukan dompet bapak di trotoar dekat hotel.”

“Oh, ya silakan duduk, Nak!”

Aku duduk di dekat beliau dan menyerahkan dompet yang kutemukan tersebut.

“Kau tinggal di mana, Nak? Dan bekerja di mana?” Tanyanya dengan penasaran.

“Di kompleks Asri Cempaka, Pak. Saya masih ngganggur sudah berbulan – bulan melamar tapi belum dapat panggilan.” Tambahku.

“Kau sarjana apa?” Tanyanya.

“Ekonomi Manajemen, Pak.” Jawabku.

“Oke baiklah, Nak. Di perusahaan Bapak sedang membutuhkan staff administrasi. Barangkali jika kamu tertarik bisa ke kantor saya besok pagi jam 9. Ini kartu nama saya.” Sambung Pak Adi sambil menyodorkan kartu namanya padaku.

“Sungguh, Pak?”

“Iya, Nak. Saya membutuhkan karyawan yang penuh dedikasi dan jujur seperti dirimu ini.”

“ Terima kasih banyak, Pak.” Kataku tidak percaya, ini seperti keajaiban.

Contoh Unsur Instrinsik Cerpen Dompet Kejujuran :

  1. Tema : Kejujuran seseorang yang menemukan dompet
  2. Penokohan :
    NamaSifat
    AdiJujur
    Pak BudiBaik Hati
  3. Alur : Maju
  4. Latar :
    1. Tempat : Trotoar dekat Hotel Grand Palace, Rumah Pak Budi
    2. Waktu : Pagi hari
    3. Suasana : Sedih, Bahagia
  5. Sudut Pandang : Orang pertama
  6. Amanat : Kejujuran adalah sifat yang mulia dan akan mendapat balasan kebaikan baik dari orang sekitar maupun dari Tuhan.

Contoh Unsur Ekstrinsik Cerpen Dompet Kejujuran :

  1. Latar belakang masyarakat
    Cerpen diatas mencerminkan bahwa di era sekarang masih banyak orang lebih mementingkan kejujuran ketimbang materi.

Contoh Cerpen Lucu

contoh cerpen lucu

Pada zaman dahulu di Desa Lolong ada seorang pemuda yang memelihara seekor kuda sejak dari kecil yang sangat penurut, nama kuda itu adalah Alhamduillah. Kuda itu sangat penurut, apabila dipanggil langsung datang. Jika disuruh berjalan kita hanya berkata “Alhamdulillah”, maka kuda kuda itu akan berjalan. Sedangkan jika ingin berhenti cukup ucapkan “Astaghfirullah”, maka otomatis kuda tersebut akan berhenti.

Ali adalah pemilik dari kuda pintar tersebut, dia sangat sayang dengan kudanya. Setiap akhir pekan, Ali melatih kudanya agar kemampuan larinya semakin cepat. Semakin kita berteriak maka kecepatan kuda akan bertambah.

Di suatu sore, Ali sedang mengajak berlatih kudanya di tanah lapang. Ketika sedang berlatih, Ali bertemu dengan seorang sahabatnya bernama Faiz”Assalamualaikum… Bagaimana kabarmu? Waah kudamu bagus sekali..”. “Baik. Iya, hehehe. Kudaku ini sangat penurut. Cukup katakan hamdalah maka ia akan otomatis berjalan dan kalau mau berhenti cukup katakan istighfar.” Jawab Ali. “Apakah aku boleh mencoba?” Tanya Faiz. Dengan senang hati Oman mempersilahkan Faiz untuk mencoba kudanya.

Faiz mengucapkan hamdalah untuk menjalankan kuda itu. Lama kelamaan Faiz mulai bosan karena kuda tersebut berjalan terlalu pelan. Ia memiliki ide agar kudanya berjalan lebih cepat. Tiba-tiba *Plaakk, Faiz memukul kuda itu dengan keras sambil berteriak “ALHAMDULILLAH!!!”. Kuda tersebut berlari sangat kencang, saking kencangnya Faiz sampai tidak bisa mengendalikan kuda itu. Kuda terbeut berlari ke arah jurang yang ada di depannya, karena gugup Asep lupa kata-kata untuk menghentikannya, semua kata ia sebutkan. “ALLAHUAKBAR!!!” namun kuda itu tidak berhenti. “INNALILLAH!!!” kuda itu tetap berlari dengan sangat kencang dan semakin dekat dia dengan jurang.

Ketika sudah putus asa, Faiz mengucapkan istighfar untuk yang terakhir kalinya. “Astaghfirullah…”. Seketika kuda itu berhenti tepat dipinggir jurang. Faiz merasa lega dan bersyukur, dia senang karena tidak jadi masuk jurang. “Alhamdulillah ya Allah kau masih menolongku”. Tiba-tiba kuda kembali bergerak, Faiz ingat dia baru saja tidak sengaja mengucapkan kata Alhamdulillah. Faiz dan kuda berjalan ke arah jurang dan akhirnya mereka…

Contoh Unsur Instrinsik Cerpen Si Cepat Alhamdulillah :

  1. Tema : Kuda yang penurut.
  2. Alur : Maju.
  3. Penokohan :
    NamaSifat
    Kuda (Alhamdulillah)Penurut
    AliPenyayang
    FaizCeroboh
  4. Latar / Setting :
    1. Tempat : Desa Lolong, Taman dekat rumah, Jurang.
    2. Waktu : Pada zaman dahulu, sore hari.
    3. Suasana : Tegang
  5. Sudut Pandang : Orang ketiga sebagai pelaku utama.
  6. Amanat :
    Dalam cerpen diatas mengajarkan untuk menyayangi kepada setiap makhluk hidup meskipun seekor kuda. Sehingga kuda tersebut juga akan menyayangi kita.

Contoh Unsur Ekstrinsik Cerpen Si Cepat Alhamdulillah:

  1. Latar belakang masyarakat
    Berkaitan dengan kehidupan sehari-hari disekitar kita dengan memelihara hewan dengan kasih sayang dan melatihnya agar hewan tersebut menurut kepada kita.

Contoh Cerpen Keluarga

 

contoh cerpen keluarga

Hasna, gadis cerdas nan gigih berumur 15 tahun yang berasal dari keluarga yang harmonis memiliki seorang adik bernama Octa. Sejak sd Hasna sudah tinggal dan sekolah bersama bibinya. Hasna sangat ingin tinggal bersama ayah dan bundanya namun tidak bisa karena keterbatasan ekonomi. Ayahnya adalah seorang petani sayur dan ibunya sesekali harus menjadi pencuci pakaian agar bisa mendapatkan tambahan uang karena penghasilan ayahnya yang tidak menentu.

6 bulan lagi Hasna sudah lulus smp. Sebelum ujian nasional, Hasna meminta kepada ayah dan bundanya melanjutkan sma didekat rumah agar bisa tinggal bersama orang tuanya. Ayah Hasna mengiyakan permintaan anaknya tersebut namun dengan sedikit rasa keberatan. “Kenapa kamu ingin sekolah disini nak? Bukankah teman-temanmu baik dan sayang kepadamu disana? Apakah ada masalah dengan mereka?” Tanya Ayah Hasna melalui telfon. “Aku baik-baik saja ayah. Alhamdulillah hubungan saya dan teman-teman sangat baik, bahkan mereka sering mentraktir diriku dikantin. Aku ingin bersekolah dan tinggal bersama ayah dan bunda karena aku ingin kita berempat berkumpul lagi seperti waktu aku kecil.” Jawab Hasna. “Lalu bagaimana dengan bibimu? Apakah dia sudah mengetahui keinginanmu?” Tanya ayah kembali. “Aku belum berbicara kepada bibi, tapi pasti aku akan mengatakan kepadanya segera.” Jawab Hasna. “Baiklah jika itu yang kamu inginkan, ayah akan mencarikan sekolah yang terbaik untukmu disini.” Jawab Ayah dengan sedikit berat hati. “Baik terima kasih ayah.”.

Hasna sebenarnya tahu jika ayahnya keberatan karena mereka tidak mampu untuk menyekolahkan Hasna di sana. Hasna merasa bimbang, ia sangat merindukan kedua orang tuanya namun disisi lain Hasna tahu bahwa orang tuanya tidak memiliki cukup uang untuk menyekolahkannya. Hari demi hari, perasaan rindu Hasna kepada orang tuanya semakin menguat. Terkadang ia mengurung diri dan menangis di kamar hingga larut malam.

Melimat keponakannya yang sedang sedih, Bibi pun bertanya kepada Hasna. “Kenapa kamu? Bibi lihat matamu sembab, apakah kamu kurang tidur? Ceritakan kepada bibi apa yang sedang menjadi masalahmu.” Tanya bibi kepada Hasna. “Aku baik-baik saja tidak ada masalah apa-apa.” Jawab Hasna sambil tersenyum kecil. “Ceritakan kepada bibi apa yang sedang mengganjal dihatimu.” Pinta bibi. “Sebernarnya aku ingin sekali tinggal bersama ayah dan bunda serta melanjutkan sekolah disana. Namun, aku khawatir apabila ayah tidak sanggup untuk membiayai aku sekolah.” Terang Hasna. “Nak, bibi akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Apapun yang kamu ingin lakukan asalkan itu baik, maka bibi akan mendukungmu.” Nasihat bibi kepada Hasna. Setelah mendapat nasihat bibinya, Hasna kembali bersemangat. Ia yakin bahwa selama dirinya berusaha dan doa, maka Allah akan memberikan jalannya.

Dua minggu kemudian ada kabar bahwa SMA Negeri Ajibarang mengadakan lomba fisika dan peringkat 5 teratas akan mendapatkan full beasiswa sekolah selama 3 tahun. Mendengar kabar tersebut, Hasna sangat senang karena SMA Negeri Ajibarang adalah sekolah favorit di kotanya dan kebetulan letaknya tidak jauh dari rumahnya. Hasna pun belajar dengan sungguh sungguh agar bisa mendapatkan beasiswa tersebut.

Hari perlombaan pun tiba, sebelum berangkat Hasna berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk mengikuti lomba yang bertempat di SMA Negeri Ajibarang. Pada saat pengumuman Hasna mendapatkan peringkat 3 dari 146 siswa yang mengikuti lomba tersebut. Hasna segera pulang memberi tahu orang tuanya dan orang tuanya merasa lega karena tidak mengeluarkan biaya untuk menyekolahkan Hasna.

Tahun ajaran baru pun tiba, Hasna sangat senang karena kali ini ia bisa bersekolah dan kumpul bersama keluarganya. Rasa rindu yang sangat mendalam itu akhirnya bisa terbayarkan. Walaupun setiap hari harus makan dengan nasi dan lauk seadanya namun Hasna bersyukur karena merasakan kenikmatan yang luar biasa karena bisa berkumpul dengan keluarga.

Contoh Unsur Instrinsik Cerpen Mimpi Keluarga Hasna :

  1. Tema : Kebersamaan Keluarga
  2. Latar :
    1. Tempat : Rumah Bibi, Rumah Hasna, SMA Negeri Ajibarang
    2. Waktu : Malam, Pagi hari
    3. Suasana : Sedih, Bahagia
  3. Alur : Maju
  4. Penokohan
    NamaSifat
    HasnaCerdas dan gigih
    Ayah dan BundaPekerja Keras
    BibiPenyayang
  5. Sudut Pandang : Orang ketiga sebagai pelaku utama.
  6. Amanat : Jangan putus asa, selama kita terus berusaha dan berdoa maka Allah akan memberikan jalan

Contoh Unsur Ekstrinsik Cerpen Mimpi Keluarga Hasna:

  1. Latar belakang masyarakat
    Penulis ingin menyampaikan fenomena yang masih banyak terjadi di masyarakat. Banyak diantara meraka yang putus sekolah karena masalah ekonomi. Dengan cerita ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat agar tetap berusaha untuk tetap bersekolah karena pasti akan diberian kemudahan.

Contoh Cerpen Cinta

contoh cerpen cinta

Duduk sendiri ditemani tumpukan buku sudah mulai menjadi hal yang biasa bagiku. Beginilah nasib mahasiswa semester akhir. Skripsi harus segera selesai agar tak menjadi “mahasiswa abadi”. Kutenggok jendela perpus, gerimis masih mengguyur. Paling tidak alunan melodi rintik gerimis menjadi pengusir kesunyian ini. Memang, akhir-akhir ini Bandung sering diguyur hujan terutama waktu sore.

Kutengok arlojiku menunjukkan pukul 5, tak terasa seharian penuh sudah aku duduk di depan laptop bersama buku-buku ini. Kulihat sekitar, hanya tersisa kami bertiga di perpus. Aku, bapak penjaga perpustakaan, dan seorang wanita bercadar dengan khimar tosca yang sedang khusyuk membaca buku di pojok. Setiap kali aku mengerjakan skripsi di perpustakaan, setiap kali itu juga aku melihatnya sedang sendirian membaca buku. Rasanya ingin aku menyapa dirinya dan berbincang untuk sekedar mengusir rasa penat. Namun, aku sudah tidak tahan karena perutku sudah memainkan orkestranya. Kukemas barang-barang lalu pergi ke kantin untuk membeli nasi atau sekedar kudapan untuk mengganjal perutku. Sayang, ternyata Bu Ong penjaga kantin hari ini sedang demam sehingga dia tidak bisa berjualan. Aku ingat di seberang kampus ada warung kebab yang cukup terkenal di Bandung. Walaupun harganya sedikit mahal untuk ukuran anak kos sepertiku, tapi tak mengapa cukup untuk mengenyangkan perutku ini.

“Mang, kebab jumbo komplit satu porsi.” Kataku kepada si penjual kebab. Disisi lain gerobak kebab kulihat ada seorang wanita yang menyerupai wanita di perpustakaan tadi. Sebenarnya aku tak tahu siapa dirinya karena selama aku kuliah, belum pernah aku melihat mahasiswi bercadar seperti dirinya. Karena penasaran, aku mencari cara untuk mendapatkan perhatian dirinya.

Setelah pesanan siap, aku langsung mengambil kebab kemudian membayar dan langsung pergi. Sengaja yang kuambil adalah pesanan milik wanita tadi karena aku ingin tahu seperti apa reaksinya. Tiba-tiba dari arah belakang ada suara wanita dengan nada sedikit keras “Mas…!!”. Ketika berbalik badan, ternyata benar wanita tadi yang memanggilku. “Maaf mas, tapi kebab yang kamu bawa itu milik saya. Ini kebab punya kamu..” Katanya sambil menjulurkan tangannya yang membawa kebab milikku. “Oooh iya maaf mba. Ini kebabmu.” Kataku sambil menyerahkan kebab. “Iya mas nggapapa.” Kata wanita itu.

“Maaf mba kalo boleh tau nama kamu siapa? Sepertinya saya tidak pernah melihat kamu sebelumnya di kampus.” Tanyaku dengan sedikit malu-malu. “Nama saya Shofia, mahasiswi semester 3 jurusan teknik telematika. Saya memang jarang bergaul dengan teman-teman, saya lebih suka menyendiri sambil membaca buku. Itulah mengapa saya maklum jika ada yang tidak mengenal saya.” Jawabnya. “Ooh..begitu. Iya memang jarang ada wanita yang memilih jurusan teknik apalagi wanita bercadar seperti kamu.”.

Dari awal kita berbicara, kuperhatikan mata Shofia selalu menunduk kebawah. Mungkin dia sedang menjaga pandangannya karena takut tergoda. Hal ini menjadikan diriku semakin penasaran dengan Shofia. Akhirnya kami berdua bertukar nomor telfon untuk mengenal lebih dekat.

Pertemuan di warung kebab disertai hujan rintik pada sore itu menjadi awal kedekatan aku dan Shofia. Sejak saat itu aku semakin mantap bahwa Shofia adalah calon yang ideal untuk menjadi istriku dan bulan depan aku akan membawa orang tua beserta keluarga besar untuk melamar dirinya.

Contoh Unsur Instrinsik Cerpen Kebab Separuh Agama:

  1. Tema : Pemuda yang jatuh cinta.
  2. Latar :
    1. Tempat : Perpustakaan, Kantin, Warung Kebab
    2. Waktu : Sore hari
    3. Suasana : Syahdu
  3. Alur : Maju
  4. Penokohan
    NamaSifat
    AkuIngin tahu
    ShofiaPemalu
  5. Sudut Pandang : Orang pertama sebagai pelaku utama.
  6. Amanat : Mencari jodoh tidak harus melalui pacaran

Contoh Unsur Ekstrinsik Cerpen Kebab Separuh Agama:

  1. Latar belakang masyarakat
    Dizaman sekarang banyak sekali pemuda yang terjebak dalam pacaran sehingga mengancam masa depannya. Penulis ingin memberitahu bahwa tanpa pacaranpun, jodoh akan tetap bertemu karena Allah sudah menentukan jodoh dari setiap manusia.

Demikian artikel tentang contoh cerpen, semoga dapat menambah referensi bagi anda.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.