Struktur Cerpen

Share
Comment 1 reply
Struktur Cerpen

Pada saat kelas xi semester 1 kamu akan menjumpai materi tentang cerita pendek, dimana biasanya kamu akan diberi tugas oleh guru agar membuat cerita pendek dan untuk itu maka kita harus mengetahui ciri-ciri, unsur intrinsik dan ekstrinsik, fungsi maupun struktur cerpen.

Pengertian Cerpen

Cerpen (cerita pendek) adalah jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas disertai dengan berbagai konflik dan terdapat penyelesaian atau solusi dari masalah yang dihadapi.

Cerita pendek memberikan kesal tunggal atau fokus pada satu tokoh, mempunyai kurang dari 10.000 kata dan didalamnya terdapat klimaks (puncak masalah) dan penyelesaian. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Berikut pengertian cerpen menurut para ahli:

  1. Berdasarkan KBBI, cerpen merupakan sebuah tulisan mengenai kisah yang pendek yang isinya tidak melebihi dari 10 ribu kata, yang berisi mengenai seorang tokoh.
  2. Menurut Sumardjo dan Saini, cerpen merupakan sebuah cerita yang tidak benar – benar terjadi pada dunia nyata dan ceritanya singkat dan pendek.
  3. Menurut Hendy, cerpen merupakan suatu tulisan yang tidak terlalu panjang yang berisi kisah tunggal.
  4. Menurut J.S Badudu, cerpen adalah sebuah karangan cerita yang hanya berfokus pada satu kejadian saja.
  5. Menurut Aoh. K.H, cerpen atau cerita pendek adalah sebuah bentuk kisah prosa yang pendek.
  6. Menurut H. B. Jarsin, cerirta pendek atau cerpen ini adalah suatu bentuk dari sebuah karangan yang cukup lengkap yang terdiri dari 3 bagian yaitu perkenalan – pertikaian – penyelesaian.

Ciri – Ciri Cerpen

  • Terdiri kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata.
  • Selesai dibaca dengan sekali duduk.
  • Bersifat fiktif.
  • Hanya mempunyai 1 alur saja (alur tunggal).
  • Isi dari cerita berasal dari kehidupan sehari-hari.
  • Penggunaan kata-kata yang mudah dipahami oleh pembaca.
  • Bentuk tulisan yang singkat (lebih pendek dari Novel).
  • Penokohan dalam cerita pendek sangat sederhana.
  • Mengangkat beberapa peristiwa saja dalam hidup.
  • Kesan dan pesan yang ditinggalkan sangatlah mendalam sehingga si pembaca ikut merasakan isi dari cerita pendek tersebut.

Struktur Cerpen

Hampir mirip seperti teks anekdot. Ada 6 elemen yang membangun teks cerpen sehingga menjadi utuh, 6 struktur cerita pendek berikut ini:
  1. Abstrak: gambaran awal dari cerita yang akan diceritakan, bersifat opsional..
  2. Orientasi: berhubungan dengan waktu, suasana, tempat di dalam cerita pendek tersebut.
  3. Komplikasi: urutan kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat. Karakter dan watak tokoh biasanya terlihat di struktur ini.
  4. Evaluasi: konflik yang terjadi dan menuju pada klimaks serta mulai mendapatkan penyelesaian dari konflik tersebut.
  5. Resolusi: pengarang mengungkapkan solusi terhadap masalah yang dialami tokoh dalam cerpen.
  6. Koda: nilai atau pelajaran yang bisa didapat dari teks cerita pendek oleh pembaca.

Unsur Intrinsik Cerpen

Beberapa unsur intrinsik cerpen yaitu:

  1. Memiliki tema. Tema merupakan inti pokok yang ingin di ceritakan pada sebuah cerita
  2. Setting, maksudnya bagian penjelasan mengenai waktu, tempat dan juga suasana yang terjadi
  3. Alur yang jelas, alur atau plot ini adalah jalan dari sebuah cerita. Alur  memiliki beberapa jenis, yakni alur maju, alur mundur dan alur campuran
  4. Tokoh, tokoh adalah sosok yang diceritakan dalam sebuah karangan. Tokoh memiliki beberapa jenis, yakni tokoh baik, tokoh jahat dan tokoh netral
  5. Sudut pandang, merupakan suatu bentuk cara pandang si pembuat cerita pendek

Unsur Ekstrinsik Cerpen

Beberapa unsur eksrinsik cerpen yaitu:

  1. Adanya latar belakang dari pengarang. Biasanya pengarang akan membawakan cerita berdasarkan pengalaman pribadinya.
  2. Adanya latar belakang dari masyarakat. Kondisi latar belakang masyarakat ini akan mempengaruhi isi dan jalannya cerita.
  3. Adanya biografi, memaparkan biodata secara menyeluruh dan lengkap.
  4. Terdapat aliran sastra, aliran sastra akan mempengaruhi gaya bahasa yang dituangkan dalam cerita tersebut
  5. Adanya kondisi psikologis, biasanya senang, suka, duka, dan sedih dalam sebuah cerita dipengaruhi oleh mood dari penulis.
Pelajari jenis teks lainnya:

Fungsi Sastra dalam Cerpen

Adapun di dalam cerita pendek terdapat fungsi sastra yang tergolong dalam 5 jenis, yaitu:

  1. Fungsi rekreatif: memberikan rasa senang, gembira, serta menghibur para pembaca nya.
  2. Fungsi didaktif: mengarahkan dan mendidik para pembaca nya karena nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang ada didalamnya.
  3. Fungsi estetis: memberikan keindahan bagi para pembaca nya.
  4. Fungsi moralitas: mengandung nilai moral sehingga para pembaca nya dapat mengetahui moral yang baik dan tidak baik bagi diri nya.
  5. Fungsi relegiusitas: mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan teladan bagi para pembaca nya.

Kesimpulannya yaitu cerpen (cerita pendek) adalah karangan fiktif yang dibuat oleh seorang penulis. Pembuatan cerpen harus memperhatikan struktur dan baiknya terdapat fungsi cerita pendek. Itulah unsur-unsur dan ciri-ciri cerita pendek yang Yuksinau.id jelaskan.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.