Diferensiasi Sosial: 15 Bentuk & 17 Contoh

5 min read

bentuk diferensiasi sosial

Bentuk diferensiasi sosial- Diferensiasi sosial berasal dari dua istilah kata, yakni diferensiasi di mana dalam Bahasa Inggris juga disebut sebagai difference dan sosial.

Difference atau diferensiasi memiliki arti berbeda atau perbedaan, sementara sosial berarti hubungan yang ada di dalam masyarakat.

Sehingga, kedua istilah ini akan memberikan pemahaman yang perbedaan pada masyarakat.

Selengkapnya mengenai bentuk diferensiasi sosial, simak baik-baik ulasan di bawah ini.

Pengertian Diferensiasi Sosial

karakteristik diferensiasi sosial

Secara Umum

Perbedaan yang diperoleh dari proses diferensiasi sosial merupakan perbedaan yang:

  • tidak berjenjang
  • tidak memiliki kedudukan atau tingkatan, serta
  • tidak lebih baik dari suatu kelomopok dengan kelompok lainnya.

Dan, pengertian dari diferensiasi sosial  sendiri yaitu pengelompokan atau penggolongan masyarakat secara horisontal yang didasari dengan ciri-ciri tertentu.

Berbagai perbedaan tersebut tidak bisa diklasifikasikan secara bertingkat atau vertikal.

Seperti halnya terhadpaat tingkatan yang ada di dalam lapisan ekonomi, seperti lapisan tinggi, lapisan menengah serta lapisan rendah.

Pengelompokan horisontal ini dilatar belakangi dengan perbedaan ras, etnis (suku bangsa), klen dan juga agama yang disebut kemajemukan sosial.

Sementara pengelompokan yang didasari dengan perbedaan profesi serta jenis kelamin disebut dengan heterogenitas sosial.

Jika kita perhatikan masyarakat yang ada di sekitar kita, terdapat banyak sekali beragam perbedaan yang dengan mudah kita jumpai.

Dan dengan kesempatan ini, kami berkesempatan untuk melakukan penelitian di Desa Ringinanyar.

Dan disini kita menjumpai berlangsungnya diferensiasi, diferensasi tersebut berwujud agama, ras, etnis, clan (klen), pekerjaan, budaya, ataupun jenis kelamin.

Serta contoh dari diferensiasi sosial lainnya yaitu adanya perbedaan antara masyarakat Jawa dengan mayarakat Papua.

Secara kasat mata terdapat perbedaan diantara keduanya, namun di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kedua pulau tersebut tidak memiliki perbedaan.

Sebab semua warga masyarakatnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Keduanya sama-sama sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Para Ahli

Adapun pengertian dari diferensiasi sosial yang disampaikan oleh para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Soerjono Soekanto, diferensiasi sosial adalah ragam pekerjaan, kekuasaan serta prestise dalam suatu kelompok pada masyarakat yang berkaitan erat dengan proses interaksi.
  2. Kotler dan Susanto, diferensiasi sosial adalah sebuah cara untuk merangsang perbedaan guna membedakan penawaran kelompok sosial atas penawaran pesaingnya.

Ciri-ciri Diferensiasi Sosial

ciri ciri diferensiasi sosial

Ciri dari diferensiasi sosial terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Ciri-ciri Fisik
  2. Ciri-ciri Sosial
  3. Ciri-ciri Budaya

penjelasan selengkapnya kunjungi Diferensiasi Sosial

Bentuk Diferensiasi Sosial

bentuk

Berikut merupakan beberapa bentuk dari diferensiasi sosial yang ada di dalam kehidupan masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut:

Diferensiasi Ras

Ras merupakan sekelompok atau segelongan manusia yang berbeda dengan kelompok lainnya. Perbedaan tersebut dapat didasari dengan ciri fisik bawaan ras tersebut.

Ciri fisik ini merupakan dasar dari pembagian ras yang meliputi ciri dari kualitas dan juga kuantitas.

Ciri kualitas sendiri meliputi: warna kulit, bentuk rambut, bentuk bibir, serta bentuk lipatan mata.

Sedangkan untuk ciri kuantitas meliputi: bentuk badan, berat badan, dan juga indeks kepala.

Contoh dari diferensiasi ras ini diantaranya adalah manusia purba, maupun bentuk fisik dari masyarakat Indonesia yang dikenal dengan multikutuarismenya.

Diferensiasi Suku

Selanjutnya ada diferensiasi suku yang tak lain merupakan perbedaan antar suku.

Suku yang satu dengan suku lainnya tentu mempunyai persamaan dan juga pandangan yang sama pada hubungan bernegara dan bermasyarakat.

Walaupun terdapat perbedaan di dalam adat yang dihasilkan.

Namun perbedaan terevut tidak akan memberikan sikap yang berarti seperti perpecahan apabila tiap-tiap anggota masyarakat menyadarinya.

Diferensiasi Adat

Diferensiasi dalam definisi adat istiadat terbentuk akibat adanya kebutuhan pada masyarakat dalam hal aturan, nilai serta norma guna mengatur pola dalam perilaku masyarakat supaya terhindar dari disintegrasi sosial.

Diferensiasi Agama

Diferensiasi agama lahir pada saat masyarakat dalam realitasnya terdiri dari individu yang memeluk agama yang berbeda.

Dalam setiap agama tentu saja akan memberikan arahan atau petunjuk terhadap umatnya tentang bagaimana tata cara hidup yang baik.

Oleh sebab itu, agama disini memiliki sifat yang sejajar atau setara antara satu sama lain.

Sifat yang sejajar atau setara inilah yang selanjutnya akan memunculkan anggapan atau pandangan tentangstruktur sosial di dalam jenis diferensiasi sosial agama.

Sebagai contoh, di dalam Agama Kristen Khatolik dengan Kriten Protestan, semuanya sama-sama mempunyai anggapan atau pandangan yang sama secara sosialnya.

Diferensiasi Pekerjaan

Keberagaman profesi atau pekerjaan disebut dengan istilah diferensiasi.

Profesi atau pekerjaan ini berhubungan dengan sebuah keahlian atau keterampilan khusus yang dimiliki orang seorang inidividu.

Oleh sebab itu, tidak ada pekerjaan yang Iebih baik maupun lebih tinggi kedudukannya antara satu pekerjaan dengan pekerjaan lainnya.

Karena setiap orang yang menduduki posisi di dalam suatu pekerjaan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh individu tersebut.

Ada berabgai macam profesi di dalam masyarakat, contohnya: polisi, guru, dokter, wartawan, tentara, serta arsitek.

Dalam tiap pekerjaan akan memerlukan keahlian serta ilmu khusus sehingga tidak setiap orang bisa menjalankan pekerjaan tersebut.

Walaupun,pandangan ini berbeda, namun secara pemahaman mereka mempunyai persamaan.

Diferensiasi Gender

Diferensiasi gender adalah penggolongan sosial yang didasari dengan perbedaan peran antara laki-laki dengan perempuan secara budaya.

Jika kita lihat dari sisi gender, laki-laki maupun perempuan, keduanya sama-sama mempunyai kedudukan dan  juga hak yang sama, baik itu dalam segi politik, agama, serta segal hal yang berhubungan dengan sistem kehidupan dalam maasyarakat.

Sebagai contoh diferensiasi sosial gender pada kehidupan masyarakat ini yaitu dalam perpolitikan, yang juga dikenal antara perempuan dengan laki-laki keduanya mempunyai kedudukan yang sama.

Walaupun di dalam perpolitikan sendiri, terdapat istilah politik identitas, namun hal itu tidak memberikan pengaruh yang besar antara kedua gender tersebut.

Diferensiasi Umur

Diferensiasi sosial yang didasari dengan umur  di dalam masyarakat beranggapan bahwa semakin tua seseorang, maka semakin tinggi pula kedudukan sosial yang ia miliki pada masyarakat.

Diferensiasi Budaya

Diferensiasi budaya merupakan sebuah perbedaan pada struktur sosial budaya yang tidak memberikan pandangan lebih baik antara budaya satu dengan budaya yang lain.

Dalam pandangan masyarakat, guna menjaga keseimbangan hidup secara sosial, pandangan tentang perbedaan budaya tidak perlu ditonjolkan dalam sebuah perdebatan yang kiranya kurang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup.

Diferensiasi Klan

Diferensiasi klan merupakan sebuah perbedaan yang berdasarakan keturunan, namun yang perlu diberi pemahaman dalam perbedaan ini. Yaitu setiap orang mempunyai jalur atau nasib dalam kehidupan.

Namun secara pandangan tidak terdapat perbedaan dalam segi ini.

Sebagai contoh: pandangan bahwa individu yang berasal dari keturunan ningrat akan menjamin kehidupan yang lebih mulia.

Serta begitu pula sebaliknya, individu yang bukan dari keturunan ningrat merupakan golongan masyarakat yang tidak lebih baik atau hina.

Padahal pandangan seperti itu di dalam diferensiasi sosial, telah di impelemntasikan di Indonesia dan hasilnya memberikan kesempatan yang sama serta tidak terdapat perbedaan antara keduanya

Diferensiasi Hukum

Kesimbangan yang ada di dalam kehidupan masyarakat, perlu adanya guna memberikan pemahaman bahwasannya secara hukum masyarakat tidak memiliki perbedaan.

Sebab semuanya mempunyai kesataraan hukum yang sama.

Antara si miskin dengan si kaya, semuanya wajib untuk melakukan apa yang telah menjadi aturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Diferensiasi Geografis

Diferensiasi geografis adalah pengelompokan sekelompok masyarakat yang pada umumnya di dasari pada letak keberadaan atau daerah di dalam suatu negara.

Diferensiasi Fungsional

Diferensiasi fungsional lahir sebagai akibat dari adanya pembagian spesialisasi dalam bidang pekerjaan.

Diferensiasi fungsional bisa kita jumpai dengan mudah dalam lingkungan masyarakat.

Diferensiasi Tingkatan

Deiferensiasi tingkatan lahir sebab terdapat ketidakseimbangan dalam hal penyaluran sumber daya yang diperlukan menuju suatu daerah.

Diferensiasi Psikologis

Diferensiasi psikologis adalah pengelompokan pada masyarakat yang didasari dengan keadaan yang dipunyai oleh tiap anggota masyarakat.

Sehingga mengakibatkan pembangunan pada suatu daerah tersebut menjadi tidak seimbang. Sebab tidak meratanya persebaran dari sumber dayanya.

Diferensiasi Fisik

Diferensiasi yang di dasari dengan perbedaan fisik adalah pengelompokan masyarakat yang di dasari pada ciri fisik seperti halnya warna kulit, kontur wajah dan yang lainnya.

Contoh Diferensiasi Sosial

contoh

Berikut merupakab beberapa contoh dari diferensiasi sosial yang ada di masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan perbedaan agama.
    Sebagai contoh: agama Islam, Hindu, Kristen, Budha, serta Kong hu chu.
  2. Pengelompokan masyarakat Indonesia yang didasari dengan perbedaan pada ras.
    Sebagai contoh: ras Mongoloid, Kaukasoid, Negroid, dan yang lainnya.
  3. Pengelompokan masyarakat Indonesia yang didasari dengan perbedaan suku.
    Sebagai contoh: suku Jawa, Batak, Madura, Sunda, dan yang lainnya.
  4. Pengelompokan masyarakat Indonesia yang didasari dengan letak geografis.
    Sebagai contoh pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan yang lainnya.
  5. Pengelompokan masyarakat dalam bidang pekerjaan.
    Sebagai contoh: bos, karyawan, pemegang saham, dan tingkat jabatan atau pekerjaan lainnya.
  6. Pengelompokan masyarakat Indonesia yang didasari dengan perbedaan suku.
    Sebagai contoh: suku Jawa, Batak, Madura, Sunda, dan yang lainnya.
  7. Pengelompokan masyarakat Indonesia yang didasari dengan letak geografis.
    Sebagai contoh pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan yang lainnya.
  8. Pengelompokan masyarakat dalam bidang pekerjaan.
    Sebagai contoh: bos, karyawan, pemegang saham, dan tingkat jabatan atau pekerjaan lainnya.
  9. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan marga di suku Batak.
    Sebagai contoh: marga Nanggolian, Siahaan, Butar-butar, Sinaga, Situmorang, dan yang lainnya.
  10. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan umur terhadap pembentukan kebijakan pemerintahan.
  11. Pengelompokan masyarakat pada penerapan hukum pada saat ini yang di mana rakyat miskin dijatuhi hukuman berat. Sementara koruptor malah memperoleh hukuman yang ringan.
  12. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan psikologis, pada umumnya diterapkan pada pembagian divisi dalam perusahaan.
  13. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan adat di Indonesia.
    Sebagai contoh: adat Bali, Minangkabau, Betawi, dan yang lainnya.
  14. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan kebudayaan guna menghindari adanya bentrokan budaya pada kehidupan masyarakat.
  15. Pengelompokan pekerjaan yang didasari dengan perbedaan gender.
    Sebagai contoh: pekerjaan berat biasanya ditunjukan bagilaki-laki sedangkan pekerjaan domestik ditunjukan bagi perempuan.
  16. Pengelompokan masyarakat yang sesuai dengan peran atau fungsinya, hal ini pada umumnya berlaku dalam perusahaan guna memfokuskan pembagian dalam bidang devisi pekerjaan.
  17. Pengelompokan masyarakat yang didasari dengan keberhasilan daerah dalam pembangunan
Artikel terkait: Diferensiasi Sosial

Itulah sedikit ulusan mengenai bentuk diferensiasi sosial dan juga contohnya, semoga bermanfaat.

Kenakalan Remaja

Tiyas
10 min read

Nilai Sosial

Ahmad
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *