Verba Transitif dan Intransitif

Verba Transitif dan Intransitif Serta Contohnya

Diposting pada

Yuksinau.id masih akan membahas mengenai pelajaran bahasa indonesia untuk beberapa artikel ke depan, di dalam kalimat yang digunakan sehari-hari terdapat kata kerja yang secara sadar atau tidak sering kita gunakan. Tepatnya kita akan menjelaskan tentang perbedaan dan pengertian verba transitif dan verba intransitif beserta dengan contohnya.

Pengertian Verba

Verba atau kata kerja adalah kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Jenis kata ini biasanya menjadi predikat dalam suatu kalimat atau frasa. (https://id.wikipedia.org/wiki/Verba)

Verba terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Verba Transitif,
  2. Verba Intrasitif

Bentuk Kata Kerja

Kata kerja atau verba mempunyai beberapa bentuk diantaranya yaitu:

  • Kata kerja dasar yaitu kata kerja yang belum mendapatkan imbuhan, contohnya: makan, minum, kerja.
  • Kata kerja berimbun yaitu kata kerja yang telah mendapatkan imbuhan, contohnya: memakan, bekerja, meminum
  • Kata kerja aktif yaitu kata kerja yang. memberikan suatu tindakan kepada objek nya, contohnya: menyiram, melempar, membungkus.
  • Kata kerja pasif yaitu kata kerja yang memberi suatu tindakan pada subjek nya, contohnya: dibungkus, disiram, dilempar.

Pengertian Verba Transitif

Verba atau kata kerja transitif adalah kata kerja yang memerlukan objek atau pelengkap dalam kalimatnya. Verba transitif berbeda dengan kata kerja intransitif, karena verba transitif bisa dirubah menjadi bentuk pasif dimana tidak berlaku untuk kata kerja intransitif.

Artikel penunjang: FRASA (Lengkap): Pengertian, Ciri, Jenis, Contoh
Contoh Verba Transitif:

  • Arul sedang mendengar ayat Al-Qur’an.
  • Arum memasak kepiting di dapur.
  • Bara menanam bunga di taman.
  • Bejo sedang membaca artikel Yuksinau.id
Pada contoh pertama, kata Arul berperan sebagai subjek, mendengar sebagai predikat, dan ayat Al-Qur’an sebagai objek.

Pengertian Verba Intransitif

Verba Intransitif adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek dalam kalimatnya. Contoh kata yang biasa digunakan sehari-hari misalnya: tidur, duduk, dan sebagainya.

Beberapa bahasa yang mempunyai modus pasif, verba transitif dapat dijadikan menjadi verba intransitif. Tetapi untuk kata ganti orang sebagai subjek tidak bisa menggunakan di- dalam kalimat pasif.

Contoh benar dan salah:

  • Arul membaca koran menjadi Koran dibaca Arul (Benar)
  • Saya memukul anjing menjadi Anjing dipukul saya (Salah)

Perbedaan Verba Transitif dan Intransitif

Perbedaan Transitif Intransitif
Objek Membutuhkan objek Tidak membutuhkan objek
Bentuk pasif Bisa diubah ke bentuk pasif Tidak bisa diubah ke bentuk pasif
Imbuhan yang digunakan Me-, memper-, memper-kan, me-i, memper-I, me-kan Verba dasar, ber-, ber-kan, ter-, ke-an

Itulah penjelasan mengenai pengertian verba transitif dan intransitif beserta perbedaannya, semoga contoh yang kami berikan menambah pemahaman kamu tentang penggunaan kata kerja dalam kalimat.

Referensi:
id.wikipedia.org/wiki/Intransitif
id.wikipedia.org/wiki/Transitif
wacanakita.com/pengertian-verba-transitif-dan-intransitif-dan-perbedaannya/
www.materikelas.com/2015/10/pengertian-verba-pewarta-dan-transitif-contoh.html

6 thoughts on “Verba Transitif dan Intransitif Serta Contohnya

  1. Menurut saya, 3 kata tersebut bisa diikuti oleh objek.

    Contoh:
    – Arul menangis di bawah selimut
    – Arum menyanyi di kamar mandi
    – Bara menari di kelas

    Kata dibelakang predikat itulah objek nya, dan kalimatnya pun masih terdengar logis.

  2. saya rasa, ketiga contoh yang diberikan itu terdapat kesalahan. pada dasarnya struktur kalimat dari contoh itu bukan subjek – prediket – objek, namun strukturnya itu subjek – prediket – keterangan.

    1. Lebih spesifik lagi, contoh di atas disusun atas fungsi-fungsi kalimat: subjek-predikat-kterangan tempat (no. 1,2,3). Kalimat verbal aktif transitif menuntut kehadiran objek secara langsung (eksplisit). Cara menguji kebenaran kalimat aktif transitif adalah mengubah struktur kalimat aktif transitif menjadi kalimat pasif transitif. Contoh: Andi menulis surat. (subjek-predikat-objek); maka bentuk pasifnya Surat ditulis (oleh) Andi. Kata depan oleh ditambahkan untuk menandai objek pelaku, boleh ditulis eksplisit atau tidak ditulis maksudnya tidak berubah.
      Bandingkan, contoh kalimat Bara menari di kelas (subjek-predikat-ket. tempat/frase ket. tempat). Bila dipaksakan dipasifkan, Di kelas ditari(kan) Bara. Timbul kegamangan apa yang ditarikan, sementara di (kata depan/preposisi) diikuti kata benda (kelas) berubah frasa keterangan tempat. Jadi contoh kalimat yang ditulis Ahmad Manarul Hakim adalah kalimat aktif intransitif. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *